Statistik

Snack Sehat Saat Wisata Untuk Keluarga

Anak-anak membutuhkan energi untuk bertumbuh dan bergerak sementara “daya tampung” mereka sangat terbatas. Jadi, snack bagi keluarga terutama keluarga muda dengan anak-anak kecil, sangatlah penting. Tentu remaja dan dewasa juga membutuhkan kudapan meski dalam jumlah yang berbeda dengan snack anak. Namun, snack yang dibuat sendiri merupakan pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan kudapan buatan pabrik yang sarat zat aditif, pengawet dan bahan yang tidak natural.












Keripik Kentang Bebas MSG
Pilih kentang tes berukuran besar lalu iris tipis menggunakan food processor atau parutan besar. Rendam dalam air yang telah diberi kapur sirih 1 sendok teh, selama 10 – 20 menit. Goreng garing semua keripik lalu tiriskan minyak. Setelah kentang dingin, tambahkan bumbu sesuai selera. Bagi anak-anak cita rasa keju dapat diperoleh dari keju parmesan, untuk dewasa cita rasa pedas bisa Anda racik dengan mencampurkan bumbu Cajun, sedikit gula, peterseli kering.

Brownies Ubi Ungu
Siapa yang tak suka makan cake potong? Brownies kini bisa dibeli di berbagai gerai yang menjualnya dalam berbagai cita rasa. Untuk lebih disukai anak-anak, cobalah mengganti sebagian dari takaran terigu dengan 100 gram ubi ungu yang telah direbus dan dihaluskan, atau bisa juga menggunakan tepung ubi ungu yang siap pakai. Kurangi sedikit takarang gula agar digantikan oleh rasa manis ubi.

Jeli Buah Segar
Gunakan 1 sachet bubuk konyaku atau 1 umbi Konyaku segar (bisa dibeli di toko yang menjual produk Jepang dan Korea, cara menggunakannya adalah dengan merebus) tambahkan gula secukupnya. Untuk memikat mata tambahkan jus stroberi segar saat konyaku sudah mulai mendidih.

Buah lain yang dapat digunakan sebagai pewarna alami: jambu merah, jeruk mandarin, semangka berdaging merah, kiwi dan masih banyak lagi. Agar vitamin buah tidak terlalu banyak berkurang, tuangkan jus saat konyaku sudah mendidih lalu aduk 1 menit, kemudian angkat. Tuangkan ke dalam loyang berbentu beruang, mobil, bunga dan bentuk-bentuk lain favorit anak.

Popcorn Aneka Rasa
Kudapan favorit berbahan jagung ini tentu mudah dibeli di bioskop atau digerai yang menjualnya dalam kemasan yang siap dimatangkan dengan microwave. Bahan yang digunakan sebagai penyedap seringkali berupa minyak trans fat yang sarat lemak jahat. Tak jarang, popcorn siap pakai juga sarat zat pewarna dan aditif sebagai pengawet. Untuk membuat anak-anak tetap dapat menikmatinya, beli saja biji popcorn siap pakai lalu gunakan minyak jagung untuk mematangkannya.

Sebagai penambah rasa sedap, kreasikan berbagai bahan yang sehat dari dapur, seperti bubuk kakao yang ditambahkan bubuk vanili dan gula halus (jumlahnya sesuai selera), bubuk keju parmesan yang ditambahkan sedikit bubuk bawang putih, cairan karamel yang dibuat sendiri atau coklat leleh beraneka rasa agar anak-anak tidak bosan.
18.32 | 0 komentar | Read More

Wisatawan Yang Takud Berkunjung Ke Indonesia







hubungan diplomatik Indonesia- Jepang sudah terjalin baik selama 55 tahun, ternyata masih ada warga Jepang yang takut ke Indonesia. Misalnya, seorang pengunjung pameran pariwisata internasional JATA Travel Showcase 2013 secara tak langsung mengungkapkan hal itu.

”Papa saya dulu ikut perang di Indonesia, tapi dia enggak ikut nembak-nembak. Dia meninggal di Halmahera (Maluku). Saya pengin ke sana.... Tapi, kira-kira aman enggak ya?” kata seorang pria berusia sekitar 70 tahun, warga negara Jepang, dengan suara terbata-bata, di Paviliun Indonesia, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang.

Melihat wajahnya yang begitu memelas, Priscilla, dari Adventure Indonesia—biro perjalanan pariwisata yang menawarkan paket perjalanan ke sejumlah daerah di Nusantara—langsung menenangkan hatinya. ”Bapak enggak perlu takut. Kalau memang ingin ke sana, bisa hubungi kami nanti. Cukup urus tiket perjalanan Tokyo-Jakarta pergi-pulang. Untuk ke tempat pemakaman orangtua Bapak, kami bisa bantu mengurusnya. Silakan hubungi kami,” kata Priscilla meyakinkan, dengan bahasa Jepang yang fasih.

Priscilla pun kemudian menjelaskan letak Halmahera di peta dan bagaimana mencapainya dari Jakarta. Setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dan mendapat alamat lengkap Adventure Indonesia, sang kakek yang jalannya sudah lamban itu pun kemudian mencoret-coret kertas yang diterimanya dari Priscilla, mencatat segala sesuatu yang perlu ia ingat, dan berlalu tanpa bersedia menyebutkan nama dan tempat tinggalnya.

”Orang sini (Jepang) sangat menghormati leluhur. Karena itu, meski sudah tua, mereka masih berupaya mencari makam orangtuanya,” kata Priscilla, yang sudah sembilan tahun bermukim di Jepang

Pada pameran pariwisata kali ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi 26 industri pariwisata dan beberapa daerah untuk berpromosi di Tokyo. Selain Adventure Indonesia, ikut pula 23 industri pariwisata yang tergabung dalam Bali Rasa Sayang (yang fokus mempromosikan Bali) serta The Santosa (hotel) Lombok dan Hotel Pangeran Pekan Baru. Adapun delegasi dari daerah, yakni dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Riau, dan DI Yogyakarta.

Siang itu, Paviliun Indonesia yang terdiri atas 18 booth, sekitar 180 meter persegi, diramaikan pengunjung yang sebagian besar warga setempat. Ada yang antre panjang untuk mendapatkan secangkir kecil kopi Indonesia yang dikenal lezat, ada yang memperhatikan cara membatik, ada pula yang sibuk mencari informasi tentang paket perjalanan wisata Indonesia.

Sehari sebelumnya, Paviliun Indonesia juga tak henti-hentinya dikunjungi rombongan mahasiswa dari beberapa institut pariwisata di Negeri Sakura tersebut. Bisa dikatakan, keelokan alam dan keramahan masyarakat Indonesia sudah dikenal masyarakat Jepang. Karena itu, ada semacam ”kewajiban” bagi mereka yang mendalami bidang pariwisata untuk mengetahui Indonesia lebih dalam.

Kurang termanfaatkan

Meski Indonesia relatif mendapat perhatian yang cukup, pameran yang diikuti lebih dari 100 negara dan seribuan industri, serta dikunjungi oleh ratusan ribu orang itu terkesan kurang termanfaatkan secara optimal. Dibanding sejumlah paviliun negara lain, Indonesia bisa dibilang ”tertinggal” dalam berpromosi.
Pihak Bandar Udara Narita, Tokyo, misalnya, pada pameran tersebut membuat permainan yang diminati puluhan ribu pengunjung. Untuk mengikuti permainan itu, pengunjung membayar 1.200 yen atau lebih kurang Rp 100.000 (untuk dewasa) atau 600 yen (anak-anak dan pelajar) untuk masuk ke ruang pameran, rela antre hingga 30 menit untuk mengikuti permainan berhadiah itu.

Permainannya sangat sederhana. Pengunjung diberi semacam tiket penerbangan dan paspor. Kemudian, mereka dipersilakan memilih negara yang dituju dengan cara mengecap ”tiket penerbangan” di paviliun yang sesuai dengan destinasi. Selanjutnya, mereka diwajibkan mengikuti proses pemberangkatan, mulai dari bagian imigrasi hingga pemasangan stempel di paspor.

Ringkasnya, dengan mengikuti permainan tersebut, mereka menjadi tahu apa yang harus dilakukan jika suatu saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Di samping itu, mereka juga secara tidak langsung dipaksa berkunjung ke paviliun peserta pameran. Imbalan atas partisipasi itu, pengunjung diberi hadiah berupa tas kecil untuk peralatan mandi.

Paviliun Australia pun mengadakan permainan serupa. Pengunjung diberi lembaran kertas berisi sejumlah pertanyaan, yang untuk menjawabnya perlu melihat peta Australia yang sudah disediakan di salah satu sisi booth negeri ”Kanguru” tersebut.

Dengan cara itu, peserta menjadi tahu persis di mana saja daerah kunjungan wisata di Australia. Selain itu, mereka juga secara tidak sadar dipaksa mengetahui apa saja yang bisa dilihat di Australia. Sungguh permainan yang ”cerdas”.

”Mereka suka dengan permainan. Orang Jepang umumnya senang mengikuti pameran seperti ini, apalagi kalau ada hadiahnya,” kata Hiromi Kubota.

Jadi, tak perlu heran jika permainan semacam itu diikuti banyak orang, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Pengamatan Kompas, tempat-tempat yang menyelenggarakan permainan seperti itu sangat ”hidup”. Pengunjung dan peserta pameran berinteraksi dengan baik sehingga muncul semacam kedekatan emosional. Sayangnya, hal ini tidak terlalu terlihat di Paviliun Indonesia.

”Kami sebenarnya berencana untuk membuat photo corner, pengunjung bisa berfoto dengan pakaian khas Betawi. Tapi, anggaran kami sangat terbatas sehingga terpaksa membatalkannya,” kata Hari Wibowo, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, yang memimpin delegasi DKI Jakarta, menanggapi fakta tersebut.
Hal senada dikemukakan pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. ”Anggaran promosi pariwisata luar negeri terbatas. Bahkan, tahun depan menyusut hampir 50 persen.” Demikian penjelasan yang muncul di pameran tersebut dan dibenarkan Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya.
18.14 | 0 komentar | Read More

Jelajah Kota Keraton

Hari terakhir di Yogyakarta, kami pergi ke Kraton Yogyakarta. Kraton Yogyakarta sangat besar, dan masih dihuni oleh Sri Sultan. Sri Sultan yang sekarang adalah generasi ke 10, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X, mempunyai 1 istri dan 5 orang putri, sehingga saat beliau mangkat, tahta akan diteruskan oleh sang adik laki-lakinya. Karena peraturan di kraton yang masih mewajibkan si sultan haruslah pria.



Entrance fee untuk masuk Kraton Yogyakarta adalah 3 ribu rupiah. Jika Anda mau mengambil foto, maka Anda dikenai photo fee sebesar seribu rupiah.
Kraton dibuka dari pk 8 hingga pk 2 siang. Jadwal terbaik untuk pergi ke Kraton Yogyakarta saat ini adalah hari Rabu, Sabtu dan Minggu, dikarenakan pada hari-hari tersebut diselenggarakan tarian Jawa kuno dan musik gamelan.


Di Kraton, Anda bisa melihat berbagai macam pakaian yang dikenakan orang istana Yogyakarta, mulai dari raja, permaisuri, putra-putrinya hingga pegawai dan penjaga istana. Sangat unik. Bahkan mereka membuat semacam patung yang menunjukkan pernikahan putra-putri Kraton.
Di Kraton sendiri, anda akan ditunjukkan 2 hall saat ini, karena hall-hall yang lain ditutup untuk renovasi akibat gempa yang melanda Yogyakarta beberapa waktu silam. Akan ada tour guide yang menceritakan mengenai fungsi dan cerita dari masing-masing hall.


Selesai menjelajahi Kraton, Anda akan disarankan untuk mendatangi sebuah pameran batik. Untuk pergi ke sana, mereka akan menyiapkan becak sebagai kendaraan dengan biaya yang cukup murah, yaitu sekitar 4 ribu rupiah.


Pameran batiknya cukup baik. Saya menyarankan Anda untuk pergi ke sana jika Anda di Yogyakarta dan membeli barang batik di sana. Kualitasnya cukup bagus dan harganya murah. Tapi yang menjadi point saya menyarankan Anda adalah pemjual tidak memaksa setiap pengunjung untuk membeli.
Harganya sudah merupakan harga pas, tapi kita masih bisa nego hingga berkurang 10% jika batik yang kita beli harganya diatas 700 ribu.

x

19.07 | 0 komentar | Read More

Pulau Pahawang








Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan Pulau Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, layak dijadikan daerah tujuan wisata.

"Pulau ini sudah memenuhi beberapa persyaratan sebagai obyek wisata, namun masih perlu perbaikan sarananya," kata Widayanti Bandia, Tim Monitoring Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf di Pesawaran.


Menurut Widayanti, keindahaan alam baik pantai, bawah laut serta alam pegunungan di pulau itu sangat menunjang sebagai daerah tujuan wisata. "Konsep di pulau ini kalau saya nilai memiliki kesamaan dengan Kepulauan Derawan yang mengedepankan kawasan perumahan masyarakat serta keindahan alamnya," ujarnya.

Apabila hal tersebut dapat terus dipertahankan, lanjut Widayanti, pasti ke depan masyarakat Lampung tidak perlu pergi ke Bunaken untuk melihat alam bawah laut karena di daerah itu masih tersimpan pesona wisata yang potensial.

"Sayang kunjungan hanya satu hari, andai lebih lama pasti ingin lebih jelas melihat terumbu karang dan ikan di dasar laut," katanya.

Meski hanya melihat dari perahu motor, Widayanti meyakini pesona bawah laut di Pulau Pahawang tidak kalah dengan pusat wisata laut di Indonesia. "Saya yakin, Pahawang sangat layak untuk dijadikan salah satu daerah tujuan wisata sehingga dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat," ujarnya.

Hanya saja, masyarakat setempat harus siap dan mulai berbenah agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang berkunjung ke pulau itu. "Masyarakat harus lebih sadar wisata sehingga tidak kesulitan apabila sudah semakin banyak pengunjung yang datang ke Pahawang," katanya.

Widayanti menyebutkan, dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan maka yang harus dipersiapkan adalah oleh-oleh khas daerah itu sehingga wisatawan dapat menunjukkan bukti bahwa Pahawang memang layak jadi pusat wisata.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam APBN Perubahan 2013 menganggarkan dana pendampingan guna mendukung pengembangan sarana wisata di seluruh Indonesia. "Salah satu daerah yang akan memperoleh adalah Pahawang. Jadi kami berharap ke depan dapat lebih memaksimalkan pengembangan daerah wisata ini," ucapnya.

Kepala Desa Pulau Pahawang, Kamaludin menyebutkan, pihaknya masih rutin mengikuti kegiatan pelatihan pengembangan ekonomi kreatif. "Beberapa warga saat ini masih ada yang mengikuti pelatihan pembuatan hasil kerajinan tangan sebagai cendera mata," katanya.

Kamaludin menjelaskan bahwa kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Pahawang sudah terbentuk sehingga diharapkan ke depan pengembangan sektor wisata dapat berjalan sesuai harapan bersama.
19.14 | 0 komentar | Read More

Wisata Kuliner Makanan Yang Bahaya Namun Enak

Makan adalah kebutuhan setiap manusia. Di masa yang makin maju, makan tidak sekedar mengenyangkan perut, harus ada sensasi lezat yang memanjakan lidah. Makanan enak selalu jadi pilihan utama, mau harganya mahal, pakai pengawet atau sangat pedas, yang penting enak.

Hal inilah yang membuat banyak kalangan berlomba-lomba menciptakan makanan paling enak di dunia. Tidak hanya soal makanan jadi saja, banyak bahan makanan alami yang unik, aneh bahkan membuat sakit kepala, namun tetap saja dimakan. Sekali lagi, yang penting rasanya enak.

Jika Anda suka makan, mari kami ajak 'berkeliling dunia' untuk menemukan sensasi makanan-makanan unik. Sebenarnya beberapa makanan ini berbahaya bahkan bisa membuat seseorang  meninggal. Namun, keinginan menikmati makanan enak bisa membuat banyak orang berani mengambil risiko.

Mayoritas orang Indonesia suka makanan pedas, makan tidak lengkap tanpa sambal, camilan lebih enak kalau level pedasnya 10, benar kan? Sekali waktu, Anda bisa liburan ke Karibia. Di sana, Anda akan menemukan cabai paling pedas di dunia, namanya Naga Bhut Jolokia atau the Ghost Pepper atau Cabai Hantu
Karena banyak orang terobsesi dengan makanan pedas, pada tahun 1912, seorang pria bernama Wilbur Scoville mengembangkan skala Scoville. Skala tersebut dapat mengukur tingkat pedas. Untuk makanan terpedas di dunia, rekor masih dipegang oleh cabai rawit bernama Trinidad Moruga Scorpion.
Makanan pedas tentu berbahaya bagi Anda yang memiliki pencernaan sensitif. Bahkan, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas bisa mengakibatkan pendarahan lambung atau usus.


Ikan laut adalah makanan kesukaan banyak orang. Lihat saja rumah makan seafood selalu laris manis. Namun hati-hati, tidak semua ikan laut bisa dimakan karena mengandung racun. Salah satu ikan yang rasanya enak namun beracun adalah ikan fugu.
Ikan fugu atau ikan kembung adalah ikan unik, dia bisa menggembungkan tubuhnya seperti balon jika merasa terancam. Di Jepang, ikan ini terkenal sangat enak, sering dibuat jadi sushi. Namun ikan fugu memiliki racun yang bisa membunuh seseorang. Ikan ini dilarang beredar di Eropa dan di Jepang sejak tahun 1984.
Bagian paling beracun dari ikan fugu adalah hatinya. Chef harus sangat berhati-hati memasak ikan ini. Salah sedikit saja, orang yang memakannya bisa meninggal karena kena racun. Ikan fugu masih banyak disajikan dengan irisan daging tipis yang disusun mirip kelopak bunga.


Kalau yang satu ini Anda pasti sudah akrab, ya ya.. durian yang kata orang Indonesia sebagai buah paling enak di dunia. Daging durian yang lembut dan manis bisa memanjakan lidah Anda. Walaupun baunya cukup menyengat, durian tetap jadi buah paling disukai, padahal harganya tidak bisa dibilang murah.
Namun tahukah Anda, bagi sebagian orang di luar negeri, terutama bule, mereka heran mengapa orang Indonesia dan beberapa negara di Asia sangat suka durian. Bagi mereka, aroma durian yang bau bisa membuat pusing, bahkan muntah. Buah ini dianggap berbahaya karena bisa menyebabkan rasa tidak enak badan akibat baunya.



18.35 | 2 komentar | Read More

Kota Wisata yang Di Landa Debu Vulkanik

Sejumlah desa di sekitar kaki Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tertutup debu vulkanik. Kelima desa tersebut adalah Desa Sukanalu, Simacem, Bekerah, Sigarang-garang, dan Kuta Gugung.  
”Beberapa desa yang berada pas di kaki gunung sudah tertutup debu dari tadi malam. Debunya tebal, sampai sesak nafas dibuatnya,” cerita warga setempat.
 


Bahkan, debu vulkanik tersebut juga menutupi beberapa ruas jalan di Kota Berastagi, yang berjarak sekira 30 kilometer dari Gunung Sinabung. Kota Berastagi sendiri berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Medan, Ibukota Provinsi Sumatera Utara.
 
Sementara itu, ribuan warga dari belasan desa di sekitar gunung berketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut itu terpaksa mengungsi. Mereka menyelamatakan diri dan beberapa harta benda ke Kota Kabanjahe, Ibukota Kabupaten Karo, dengan menaiki sepeda motor dan kendaraan apa adanya.
 
Ribuan pengungsi ini berasal dari Desa Bekerah, Naman, Sigarang-garang, Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Sukanalu, Simacem, Berastepu, Sukadebi, Kuta Tonggal, Sukatepu, Kuta Tengah, Gambir, Deskati, Gung Pinto, Kuta Belin, dan beberapa desa lainnya. Jumlahnya diperkirakan mencapai 2.000 orang.
 
Sebelumnya, Gunung Sinabung sudah mengeluarkan asap tebal sejak Jumat 27 Agustus malam. Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pemerintah mengatakan bahwa aktivitas gunung berapi tipe B tersebut tidak berbahaya.
18.43 | 0 komentar | Read More

Simbol Kemewahan Di Bali




Best Western International (BWI) telah membuka brand hotel baru di Bali, yaitu hotel Best Western Premier Sunset Road Kuta. Hotel dengan desain kontemporer ini merupakan hotel mewah pertama BWI di Bali yang menyandang merek Best Western Premier.

Hotel ini menjadi hotel keempat dengan bendera Best Western di Pulau Dewata, yang juga menandai tahap terbaru ekspansi multi-brand untuk BWI di Indonesia.

Terletak di jantung pariwisata terkemuka dan kawasan hiburan di Bali dan dekat dengan Pantai Kuta dan Seminyak, Best Western Premier Sunset Road Kuta menawarkan opsi akomodasi premium kepada wisatawan yang semakin meningkat jumlahnya berkunjung Bali.

Seluruh 260 kamar di hotel ini dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas terdepan, termasuk TV LED berukuran 32 inci dengan saluran internasional, minibar dengan sajian beragam, dan bathtub dengan shower terpisah.

Terdapat 43 kamar Suite yang dilengkapi dengan ruang tamu terpisah dan dapur. Seperti semua hotel BWI di seluruh dunia, hotel ini jg dilengkapi dengan Wi-Fi yang gratis untuk semua tamunya.

Hotel ini juga menawarkan berbagai fasilitas terdepan yang ideal untuk traveler modern. Fasilitas-fasilitas ini termasuk kolam renang outdoor mempesona yang dapat dinikmati tamu untuk rileks sembari menyerap indahnya matahari tropis, fitness center, steam room, sauna, dan juga Jacuzzi.

Tersedia pula restoran yang menyajikan masakan tradisional Indonesia dan masakan internasional dengan kualitas tinggi, bar, dan coffee shop.

Best Western Premier Sunset Road Kuta adalah tempat yang tepat bagi perusahaan mengadakan pertemuan karena luas tempat pertemuan di hotel ini 1.214 meter persegi dan mampu menampung 330 orang.

“Kami sangat senang menambahkan hotel yang mengagumkan ini ke dalam portfolio Asia kami yang sedang berkembang dengan pesat,” kata Glenn de Souza, Vice President of International Operations for Asia & the Middle East BWI, dalam siaran persnya.

Menurut Glen, Indonesia adalah yang terdepan dalam ekspansi regional BWI. "Hotel ini adalah representasi yang tepat dari apa yang ingin kita capai di seluruh Asia, yaitu membangun hotel dengan nuansa beragam dan kontemporer untuk melayani modern traveler,” katanya.

Best Western Premier Sunset Road Kuta akan resmi beroperasi pada Oktober 2013 dan menjadikannya sebagai hotel keempat BWI di Bali dan keenam di Indonesia. "Kami tidak berhenti di sini, karena akan diluncurkan 26 hotel baru dan 5 hotel sudah beroperasi sehingga menjadi total 31 hotel pada akhir tahun 2015," tambah Glen. 
18.58 | 0 komentar | Read More

Keindahan Di Pantai Barat



SETELAH menyeberang dari Pelabuhan Balohan di Sabang, Sabtu pagi, tibalah kami di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Dari sana, kami melanjutkan perjalanan menuju Blangpidie melalui Meulaboh, pusat perekonomian di pantai barat Aceh yang sempat lumpuh akibat bencana tsunami sembilan tahun silam.

Kami menyusuri jalan Banda Aceh-Medan di sisi pantai barat yang sungguh menawan. Kondisi jalan yang sangat mulus kami lalui dengan pemandangan pantai barat yang merupakan perpaduan birunya langit, hijau-biru laut, serta pasir putih yang dihantam gelombang ombak.

Saat memasuki Kilometer 118 di Kabupaten Aceh Jaya, mobil harus direm mendadak. Sekawanan sapi tengah melintasi jalanan lurus dan mulus yang menggoda pengemudi untuk memacu kecepatan. Di beberapa titik lain, kami pun menemui hal yang sama, sapi-sapi dilepas pemiliknya berkeliaran di jalan raya.

Kami melihat jejak-jejak tsunami yang masih sangat jelas. Tunggul-tunggul kelapa setinggi lima sampai delapan meter masih tegak berdiri, memperlihatkan kedahsyatan tsunami yang merenggut nyawa 170.000 warga Aceh itu.

Ada harapan baru yang tumbuh. Rumah-rumah baru rapi berjajar di beberapa titik. Pantai barat semakin ramai. Pelabuhan baru sedang dibangun di Calang dan Meulaboh. Pertokoan baru bermunculan.
18.24 | 0 komentar | Read More

Rafflesia Surf Asosiation

Rafflesia Surf Asosiation bekerja sama dengan Pemprov Bengkulu pada 27-29 September 2013 menggelar kontes selancar dengan total hadiah Rp 70 juta. Kontes selancar tersebut tidak hanya melibatkan peselancar dalam provinsi tetapi juga seluruh Indonesia dalam rangka Bengkulu Beach Festival 2013.

"Festival surfing akan digelar selama tiga hari yakni 27-29 September. Hingga saat ini peserta yang mendaftar sebanyak 28 orang. Pendaftaran masih terus berlangsung hingga 25 September," kata koordinator festival selancar Jefrianto, di Bengkulu.

Menurut Jefrianto, 28 peserta yang mendaftar tersebut berasal dari Bali, Padang, Krui, Mentawai dan beberapa peselancar dari daerah lain.

Menurutnya, kontes ini digelar untuk memperkenalkan potensi laut Bengkulu kepada provinsi lain. Sebab selama ini laut Bengkulu terkenal ganas.

Kontes surfing ini dibagi dalam dua kelas yakni kelas umum dan lokal. "Untuk kelas umum memperebutkan sejumlah uang yakni juara 1 Rp 17 juta sedangkan kelas lokal uang tabungan Rp 5 juta. Pendaftaran ini gratis," kata Jefrianto.
18.39 | 0 komentar | Read More

Paket Wisata di Smailing



Biro perjalanan Smailing Tours & Travel menggelar pameran wisata dengan menawarkan paket-paket perjalanan ke banyak destinasi.

"Kami menawarkan paket wisata. Tamu bisa memilih aktivitas apa yang dilakukan di sana (destinasi)," ujar CEO Smailing Tour, Anthony Akili dalam pembukaan Smailing Sensational Sale di Main Atrium Lantai 1 East Mall Grand Indonesia.

Pameran wisata ini berlangsung 19-22 September 2013.

Chief Marketing Officer Smailing Tour Group, Bernard Akili mengatakan dalam pameran ini, stan-stan yang ada akan lebih spesifik melayani apa yang diinginkan tamu.

Hal tersebut dijelaskan oleh Head of Marketing & Communication Smailing Tour, Putu Ayu. Menurut Putu, misalnya tamu ingin tujuan ke Korea, maka nanti akan diberi tahu di Korea ada apa dan bisa melakukan apa saja di sana.

"Orang berwisata berbeda dengan orang menjual barang. Tapi mereka juga butuh bertanya, konsultasi. Dengan adanya travel fair seperti ini mereka bisa tanya kepada tour leaderberpengalaman apa sih yang bisa didapatkan di sana (destinasi tujuan). Apakah tur ini cocok atau tidak dengan keluarga, dan sebagainya," jelas Putu.
Dalam empat hari penyelenggaraan, pengunjung yang datang ke pameran tak hanya dapat berbelanja paket-paket perjalanan. Tetapi juga dapat menyaksikan pertunjukan musik dari Korea Selatan, Fanta-stik Show.

Pameran juga menghadirkan ikon film Madagascar King Julien dan Alex the Lion, serta dapat juga berfoto di stan Universal Studios Jepang. Tak ketinggalan, juga ada stan khusus kuliner, tempat pengunjung dapat mencicipi makanan khas dari Korea dan Taiwan.
18.00 | 0 komentar | Read More

Wisata Kuliner Nasi Gudeg


Kalau berada di Solo atau Yogyakarta, menikmati nasi gudeg tentu banyak pilihan. Penjualnya banyak. Sebut saja gudeg di Yogyakarta yang sudah terkenal seperti gudeg Bu Djuminten dan Gudeg Pawon, sedangkan di Solo ada Gudeg Mbak Yus.

Kalau di Jakarta, tentu tidak banyak penjual nasi gudeg yang enak. Beberapa waktu yang lalu saya sudah mencoba Gudeg Adem Ayem di Jalan AM Sangaji. Menurut saya enak. Tetapi, di mana lagi penjual gudeg enak di Jakarta? Jawabannya mungkin di Gudeg Batu Tulis yang berada di Jalan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Saya juga kebetulan mendapatkan rekomendasi Gudeg Batu Tulis ini dari seorang teman yang mempunyai rumah makan di Kelapa Gading. Jadi tidak ada salahnya untuk kita coba.

Rumah makan ini ukurannya tidak terlalu besar, kira-kira ada tujuh meja. Di bagian depan untuk tempat display gudeg dan aneka lauknya. Di Gudeg Batu Tulis juga cukup banyak menjual jajanan atau camilan.

Kami lantas memesan nasi gudeg spesial dan nasi rawon. Untuk porsi nasi gudeg spesialnya memang komplet banget. Berisi gudeg, krecek, ayam dada opor, telor, tahu dan tempe bacem. Untuk sambalnya sudah disediakan tersendiri.
Gudeg-nya saya suka, kreceknya juga walau potongannya agak besar tapi cukup lembut, tetapi rasanya tidak pedas. Ayam opornya gurih, dagingnya juga empuk. Tahu dan tempe bacemnya juga enak. Saya suka dengan gudeg spesial gudeg batu tulis ini.

Teman saya coba menu nasi rawon, seperti yang biasa disajikan di tempat lain. Menu rawon disajikan dengan tauge, kerupuk udang, telor asin dan sambel. Untuk kuahnya pekat dan hmmm... ternyata lezat sekali. Harum bawang goreng juga cukup terasa. Dagingnya cukup banyak dan empuk. Bagi yang suka menu rawon boleh juga nih untuk dicoba.
18.24 | 0 komentar | Read More

Jika Berwisata Cara Paling Ampuh Hadapi Petugas Imigrasi di Bandara


Tidak bisa dibayangkan rasanya, sampai di imigrasi, paspor ditolak dan disuruh pulang tanpa alasan yang jelas. Mau bagaimana lagi? Petugas imigrasi memang memiliki otoritas untuk menerima atau menolak warga negara asing ke negaranya.

Bisa juga yang sering terjadi adalah pemeriksaan yang berlebihan, ditanya macam–macam sampai pemeriksaan fisik. Hampir semua baju dilucuti, segala barang dalam tas diacak–acak seolah mencari yang tidak ada.

Persiapannya tidak membutuhkan keahlian khusus dan waktu lama sebenarnya. Lebih banyak memperhatikan hal–hal kecil, tapi kalau terlupakan bisa panjang ceritanya.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat menghadapi petugas imigrasi di perbatasan atau di bandara:
1. Persiapkan dokumen yang terkait imigrasi yaitu paspor dan visa. Dokumen lain yang biasa ditanya petugas imigrasi antara lain: tiket balik, bukti pemesanan hotel, dan surat undangan bisnis atau sekolah.
Jangan sampai ribet mencari dokumen saat didepan petugas atau lebih parah lagi tidak bisa jawab apa yang ditanya atau diminta. Sangat rawan penolakkan. Jadi persiapkan dengan baik dokumen–dokumen perjalanan ini.

2. Hindari beradu argumen dengan petugas imigrasi atau dalam artian sehari–harinya adalahngeyel atau annoying. Jangan emosi jika kedapatan petugas imigrasi yang gayanya judes, galak, dan tidak ramah.

Jawablah dengan jelas apabila ditanya. Pertanyaan yang paling sering muncul dari petugas imigrasi adalah tujuan perjalanan, lama perjalanan, dan alamat tinggal selama di negara tujuan.

Kadang di beberapa negara petugas imigrasinya suka mempertanyakan hal yang di luar dugaan orang awam pada umumnya. Misalnya di beberapa negara yang memiliki aturan ketat seputar pakaian, terutama untuk perempuan, para petugas acap kali mempertanyakan pakaian yang dianggap tidak memenuhi syarat.

Perempuan yang jalan sendirian juga rawan dipertanyakan. Kadang ada juga yang bertanya tentang agama.
3. Bersikaplah sopan dan baik. Perhatikan penampilan seperti:
• Jangan memakai topi atau kacamata hitam. Termasuk earphone. Perilaku ini adalah tidak sopan saat di hadapan petugas walau tidak ada percakapan apapun. Taruhlah semua asesoris di kepala dan wajah di dalam tas, mulai saat mengantre sampai selesai proses imigrasi. Asesoris seperti ini sangat mengundang perhatian petugas.
• Jangan menggunakan gadget depan petugas. Simpan segala gadget dalam tas saat berhadapan dengan petugas imigrasi di loket. Jangan ada kegiatan yang terkait gadget seperti mengetik, melihat, atau memegang gadget. Gadget yang dimaksud antara lain telepon genggam, tablet, laptop, ipad, ipod, dll.
4. Walau dalam kondisi lelah dan capek di tengah perjalanan panjang, pasanglah wajah ramah dan jangan lupa senyum tapi jangan berlebihan. Pahamilah petugas imigrasi juga lelah bekerja setiap hari menghadapi ribuan orang yang keluar dan masuk ke negaranya.
Mereka akan lebih senang dengan sentuhan ramah seperti ucapan selamat. “Selamat pagi/sian /sore/malam”, atau “hai, apakabar”. Petugas di kawasan benua eropa atau timur tengah sangat senang bila ditanya tentang cuaca. Tak ada salahnya bertanya sedikit tentang cuaca di negaranya, seperti “Bagaimana cuaca di luar, dingin sekali kah?” atau “Semoga musim panas kali ini menyenangkan ya”.
Terakhir, yang menjadi catatan penting, jangan banyak bertanya atau melakukan percakapan berlebihan. Cukup 1-2 kalimat saja.
20.50 | 2 komentar | Read More

Julie Estelle Kagum Pada Pulau Di Lombok




tahun 2007, model dan artis film Julie Estelle (24) terpesona dengan keindahan pulau-pulau kecil di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Setiap kali ke sana, Julie menginap di Gili Trawangan, menjelajah ke Gili Meno dan Gili Air. Dia suka bersepeda keliling pulau dan snorkeling.

”Sebulan penuh saya berlibur. Mudik ke Perancis bersama mama serta Cathy dan anaknya selama dua minggu. Pulang dari sana, saya ke Bali selama empat hari untuk menghadiri pernikahan teman. Dari situ, langsung ke gili,” kata Julie seusai pemotretan di daerah Kelapa Dua

Adik kandung Cathy Sharon ini jatuh cinta pada semua gili itu karena pemandangannya indah dan langit malam yang penuh bintang. Ke mana pun mata memandang, hanya keindahan alam yang tersaji.

”Waktu awal ke sana, masih sedikit turis yang datang sehingga suasananya sangat menyenangkan. Sekarang jauh lebih ramai karena banyak turis dari Bali datang pagi pergi malam,” ujarnya.

Julie, yang kini sibuk untuk pengambilan gambar sinetron baru bersama Kevin Aprilio itu, senang sekali jika sesekali dapat meninggalkan Jakarta. ”Kota ini lebih untuk bekerja, bukan untuk tinggal karena kemacetan terlalu parah dan tidak terlalu nyaman,” ujar Julie
19.31 | 2 komentar | Read More

Raja Ampat Papua




 Ketua Panitia Pengarah Sail Komodo, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pelaksanaan Sail Indonesia 2014 dilakukan di Raja Ampat, Papua.

"Sail untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan destinasi wisata, karena itu tahun depan kita akan adakan di Raja Ampat," kata Agung Laksono pada puncak acara Sail Komodo di Labuan Bajo, NTT.

Sail seperti yang dilaksanakan saat ini di Labuan Bajo, menurut Menko Kesra, juga sebagai implementasi pelaksanaan direktif tentang percepatan pembangunan yang mencakup Pengembangan Pertanian Terpadu, Pengembangan Perikanan dan Kelautan, Pengembangan Pariwisata, Peningkatan Infrastruktur, dan Penanganan Warga Baru.

Kegiatan sail sangat tepat dilaksanakan karena sesuai dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor V yang menitikberatkan pengembangan pariwisata.

Sebelumnya, Menko Kesra mengatakan tujuan pelaksanaan Sail Indonesia untuk pemberdayaan masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan-pelatihan bermanfaat yang menunjang usaha kecil menengah untuk pengembangan sebuah destinasi wisata, seperti kerajinan, tour wisata, hingga penyediaan akomodasi yang menunjang wisata.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo mengatakan dukungan untuk pengembangan wisata bahari akan diberikan pada setiap pascapelaksanaan Sail Indonesia.

"Kita perlu melihat apa yang perlu kita kembangkan lebih cepat lagi di satu daerah, sehingga kegiatan sail-sail ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya," katanya.
19.24 | 0 komentar | Read More

Jalan Tol Samosir





Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar menegaskan, infrastruktur, terutama akses menuju Danau Toba, harus segera diperbaiki agar mampu mendukung perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

"Tanpa jalan tol, kawasan Danau Toba akan sulit berkembang, apalagi saat ini transportasi menuju sini sangat padat dan jalannya kecil," kata Sapta di Samosir.

Menurut Sapta, rencana pembangunan jalan tol dari Medan menuju Siantar sudah dalam pengkajian. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa saat membuka Festival Danau Toba 2013 telah menyinggung pembangunan jalan tol.

"Lihat saja kalau siang. Jalanan ke sini sangat padat. Butuh waktu lama untuk ke sini. Jika ada tol, ke sini bisa hanya ditempuh dua jam. Kondisi ini jelas akan mempermudah bagi wisatawan," katanya.

Selain pembangunan jalan tol, lanjut Sapta, pengembangan Bandara Silangit yang berada di Kabupaten Toba Samosir harus dimaksimalkan, apalagi saat ini mulai diterbangi pesawat salah satu maskapai swasta nasional.

"Bandara ini nantinya membidik warga Batak yang ada di luar. Begitu juga dengan wisatawan asing. Jika penerbangan internasional, maka akan lebih mudah lagi," katanya.

Jika infrastruktur telah mendukung, tinggal saatnya meningkatkan semua materi yang telah ada, mulai pemaksimalan kawasan Danau Toba hingga pengembangan budaya asli tanah Batak yang salah satunya dengan membuat paket wisata.


"Festival harus dibuat lebih bermutu lagi. Atraksinya harus unik, apalagi budaya di sini sudah oke. Tapi, jangan ketinggalan. Jalan di sini (Samosir) juga harus ditingkatkan," kata Sapta Nirwandar.

Sementara itu, Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengatakan, khusus untuk pemaksimalan Bandara Silangit, pihaknya telah melakukan kerja sama pemerintah kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba. "Tahun 2014 kita sudah sepakat untuk meningkatkan Bandara Silangit menjadi badara internasional," katanya.

Menurut Mangindar, selain memaksimalkan Bandara Silangit yang berada di Kabupaten Toba Samosir, pihaknya juga mewacanakan untuk penggunaan pesawat amfibi yang turun langsung di Danau Toba. Bahkan, rencana ini telah diuji coba beberapa waktu lalu.
19.27 | 0 komentar | Read More

Komodo Primadona wisatawan Mancanegara

 Komodo yang kini tengah menjadi primadona dan incaran wisatawan mancanegara merupakan aset kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini mesti dikelola dengan baik agar jangan sampai menjadi aset pariwisata provinsi lain. Aspek konektivitas harus menjadi perhatian serius sehingga komodo memberi manfaat untuk NTT secara keseluruhan.

Hal ini disampaikan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur kepada wartawan di Bandara El Tari Kupang, saat hendak menuju Labuan Bajo untuk mengikuti acara puncak Sail Komodo.

Menurut Sunur, aspek pengelolaan komodo sebagai aset pariwisata NTT adalah dengan menggelar acara-acara penunjang lainnya di kabupaten lain. Dengan begitu, bisa memberi dampak bagi daerah yang bukan memiliki habitat komodo.

Selain itu perlu diperhatikan aspek konektivitasnya agar jangan sampai ada penerbangan dari luar langsung ke Labuan Bajo yang bisa menjadikan komodo sebagai aset pariwisata daerah lain.


"Jangan sampai komodo jadi aset pariwisatanya Bali. Makanya secara regional NTT harus memikirkan hal ini. Secara nasional kita semua dorong komodo tapi secara regional kita harus dorong yang lain, supaya setelah Sail Komodo ini jangan sampai orang Bali yang dapat lebih banyak manfaat," ujarnya.

Bupati Sunur mengungkapkan hingga saat menjelang acara puncak Sail Komodo masih ada daerah lain di NTT yang merasa kurang memiliki komodo. Karena itu, perlu ada acara-acara penunjang lainnya sehingga komodo merupakan produk utama dalam mempromosikan tempat pariwisata lain di daerah-daerah seluruh NTT.

"Ada daerah yang merasa kurang memiliki komodo karena tidak merasakan manfaatnya. Misalkan Lembata dapat apa? Lalu what's next setelah Sail Komodo?" katanya.


Karena itu, lanjut Bupati Sunur, dalam waktu dekat akan digelar reli wisata bahari selama empat hari di Lembata. "Reli wisata bahari ini untuk menggiatkan pariwisata Lembata yang akan digelar Oktober mendatang," katanya.

Bupati Sunur memaparkan, Lembata kaya akan potensi pariwisata. "Obyek wisata di Lembata sangat banyak dan bisa menunjang komodo. Ada tradisi perburuan ikan paus, budaya rohani (jalan salib) pada bulan Mei dan Oktober yang bisa dipadukan dengan prosesi Semana Santa di Larantuka. Juga ada sauna alam dan masih banyak lagi," tambah Sunur.
19.11 | 0 komentar | Read More

Wisata Mancanegara Kurang Terdata Oleh Aceh

Pemerintah Aceh mengalami kendala mendata wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini. "Kami mengalami kendala dalam mendata masuknya wisatawan, terutama turis mancanegara karena sebagian di antara mereka tercatat di Keimigrasian Medan (Sumatera Utara)," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Adami Umar di Banda Aceh. 




Sebab, menurut Adami, pintu masuk wisman ke Aceh hanya lewat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM). Artinya, petugas hanya bisa mencatat jumlah wisman yang masuk melalui SIM.

Sementara, wisman juga diyakini banyak mengunjungi sejumlah obyek wisata andalan di Aceh seperti Pulau Banyak (Singkil) dan Simeulue itu, umumnya masuk melalui Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.

"Jadi, sebagian besar wisman yang masuk ke Aceh itu setelah sebelumnya mereka berlibur di Sumatera Utara. Dan mereka tercatat di imigrasi Sumatera Utara," kata Adami.

Namun, dia optimistis kunjungan wisatawan ke sejumlah obyek wisata andalan di Aceh akan terus meningkat di masa-masa mendatang dengan pertimbangan situasi keamanan yang semakin kondusif di provinsi ini.

Pemerintah, lanjut Adami, telah menetapkan Visit Aceh Year 2013 sebagai salah satu upaya bersama untuk menjadikan Aceh sebagai salah satu provinsi menarik dikunjungi wisatawan. "Kami menilai Visit Aceh Year 2013 itu sebagai tonggak awal sebuah komitmen pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata yang diharapkan mampu mendatangkan devisa bagi negara, dan daerah," katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Aceh akan terus berbenah diri dengan menyiapkan infrastruktur untuk menunjang sektor pariwisata di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut. "Kami merasakan sarana dan prasarana pendukung belum begitu baik, dan ke depan menjadi perhatian kami untuk meningkatkan," tambah Adami Umar.
19.12 | 0 komentar | Read More