Statistik

Ciri Ciri Pejalan Apa Pelancaong

Daftar di bawah ini adalah ciri yang menggambarkan bagaimana seorang pejalan menyikapi perjalanannya. Apakah Anda masuk di antaranya?




  • Seorang pejalan telah merencanakan perjalanan berikutnya, meski dia masih berada dalam perjalanan.
  • Pejalan akan melakukan hal-hal tak biasa selama dalam perjalanan, termasuk dalam berpose selagi berfoto.
  • Jika Anda seorang pejalan, pasti sangat peka menilik hal-hal menarik yang ditemui selama perjalanan.
  • Sering kali seorang pejalan menjadikan perjalanan bukan sekadar hobi, melainkan perkerjaan.
  • Saat di perjalanan, sangat wajar jika mengalami homesick. Namun, pejalan akan menemukan cara-cara untuk mengatasi rasa tersebut.
  • Seorang pejalan akan memiliki peta yang disimpan di dompet ataupun peta elektronik yang menjadi aplikasi telepon pintar.
  • Pejalan akan banyak menghafal bahasa setempat yang telah ia kunjungi. Minimal sapaan dasar seperti "halo", "selamat tinggal", dan "terima kasih".
  • Seorang pejalan menjadikan paspor sebagai benda favorit.
  • Pejalan tahu harga yang harus dibayar untuk mendapatkan kesenangan dalam perjalanan. Oleh karenanya, ia tidak pernah menganggap sepele destinasi perjalanan.
  • Pejalan biasanya menjadi acuan teman-temannya yang akan melakukan perjalanan yang sama. Kebanyakan dari mereka menanyakan masalah transportasi, penginapan, dan keadaan di daerah tujuan.
  • Pejalan adalah orang yang disiplin dan pandai mengatur waktu.
19.02 | 0 komentar | Read More

Pantai Tersembunyi



Birunya laut pun belum terlihat. Mata ini seketika terbelalak melihat tebing-tebing tinggi yang menjulang tinggi. Kepala terus menengadah untuk temukan puncak tebing yang terlihat sangat dekat dengan birunya langit. Tebing tinggi itu seakan terus mengikuti kendaraan yang melintasi jalur berkelok.

Tak lama, birunya laut itu mulai terlihat sedikit dari atas. Banyak yang mengabadikan gambar di antara tebing di sisi kiri dan kanan itu. Di sisi kiri tebing terdapat ukiran patung-patung dari batuan kapur yang terlihat baru dibuat. Patung-patung itu menggambarkan tokoh Pandawa Lima, tokoh pewayangan Mahabharata. Ukiran Sang Pencipta dan manusianya bersatu padu di sana.

Melalui jalan berliku yang menurun diantara tebing tinggi itu, akhirnya membawa kita ke Pantai Pandawa. Tebing-tebing itu seakan menjadi pintu masuk menuju surga di Pantai Pandawa.

Pantai yang terletak di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, ini mungkin kurang populer dibanding pantai Kuta, Jimbaran, dan Dreamland. Namun keindahan pantai ini mulai santer terdengar dan memang membuat penasaran. Benar saja, tak hanya disuguhkan pasir putih dan birunya laut, tapi juga tebing-tebing yang memesona.

Pantai ini mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah motor, mobil, hingga bus dengan mudahnya melintas di atas aspal yang mulus. Hamparan pasir putih yang dulu kosong dan sepi, kini berjajar kursi-kursi panjang berpayung untuk menikmati pantai.

Pantai ini memang tidak seramai Kuta. Suasananya masih sepi, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk kota. Anda bisa leyeh-leyeh di atas pasir putih yang lembut, menghadap lautan dengan gradasi warna birunya.

Ada pula yang menyewakan perahu dayung jenis kano. Anda bisa membawa kano beberapa meter dari pinggir laut dengan ombak yang tenang. Di sini juga sudah ada penyewaan alat untuk snorkeling.

Pantai ini dihuni warga Kutuh yang menghabiskan waktunya sebagai petani rumput laut. Perahu-perahu nelayan itu tertata apik di tengah laut. Waktu mereka untuk mengambil rumput laut yaitu ketika laut surut.

Namun, jumlah mereka yang mencari rumput laut kini lebih sedikit setelah akses ke Pantai Pandawa dibuka menjadi tempat wisata. Hanya terlihat sekitar 6 orang petani rumput laut yang sedang membersihkan dan menjemur hasil panennya.  Rumput laut itu mereka jual ke kota seharga Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram. Dengan penghasilan tidak terlalu banyak itu akhirnya banyak yang mencari mata pencaharian lain.

Di pesisir pantai juga mulai banyak berjajar pondok-pondok dari kayu yang menjual makanan dan minuman. Anda dapat merasakan segarnya minuman dari olahan rumput laut itu.

Pantai Pandawa lokasinya tak jauh dari Jalan Raya Uluwatu. Dari taman budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) saja hanya sekitar 15 menit menggunakan kendaraan. Biaya masuk ke lokasi wisata ini juga cukup terjangkau, yaitu Rp 2.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 5.000 untuk wisatawan mancanegara.

Meski mulai ramai dikunjungi turis, pantai ini tetap mendapat julukan private atau secret beach. Kebersihan dan keindahan pantai ini diharapkan dapat terus terjaga meskipun mulai banyak wisatawan yang datang. Wisatawan diminta tidak meninggalkan sampah ketika mengunjungi destinasi baru ini.
18.59 | 1 komentar | Read More

Wisata Nikmati Kopi Di Lampineung Banda Aceh

Satu racikan sedap dan sangat diminati warga di Banda Aceh adalah campuran kopi dan susu kental manis. Bedanya dengan kopi susu biasa adalah minuman ini memiliki komposisi 3 banding 1 antara kopi dan susu. Kopinya pun haruslah kopi yang disaring dengan gaya khas barista saring, bukan menggunakan mesin kopi, apalagi espresso.

Hampir semua warung kopi di Kota Banda Aceh menyediakan menu kopi susu ala Aceh ini, namanya "sanger". Tetapi, nyaris tak ada pengunjung atau penikmat sanger di warung kopi yang tahu sejarah penamaan sanger untuk kopi susu dengan rasa nendang di lidah itu.

“Wah, saya tidak pernah tahu juga kenapa minuman ini dinamakan sanger, yang jelas ini sangat nikmat dan ada perbedaan yang sangat kentara begitu terasa di lidah,” jelas Auliya, penikmat kopi di Banda Aceh, Selasa (26/11/2013).

Menurut Auliya, dirinya mengenal minuman sanger sejak tahun 2008, ketika kembali ke Aceh, setelah sempat mengecap pendidikan di Ibu Kota Jakarta. “Nah, sejak itu saya kecanduan, tiada hari tanpa sanger,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Deddy. Mahasiswa yang menjadikan warung kopi sebagai tempat tongkrongan "wajib"-nya setiap hari ini menjadikan sanger sebagai minuman sore harinya. “Rasanya asyik, bisa dikonsumsi panas atau dingin,” kata Deddy.

Nurul, seorang mahasiswi di Banda Aceh, menyebutkan, sanger adalah racikan kopi yang menjadi pilihan bagi kaum hawa. “Biasanya kan kalau perempuan jarang minum kopi hitam. Nah, minum sanger ini tidak mengurangi cita rasa kopi yang ada,” jelas Nurul.

Pengusaha Coffee Café Solong Mini di kawasan Lampineung Banda Aceh, Sarbaini, mengatakan, minuman sanger mulai dikenal di warung kopi sejak tahun 1990. Berawal dari keinginan sejumlah mahasiswa yang berkantong tipis, tetapi ingin menikmati minuman bercita rasa tinggi.

“Dulu, mahasiswa kan uang jajannya tidak banyak, tapi terkadang mereka ingin menikmati kopi dengan racikan susu. Katanya buat menambah vitamin. Alhasil, mereka mulai berkompromi dengan pemilik warung, dan minta sama-sama mengerti bahwa mahasiswa tidak punya banyak uang, tapi sesekali ingin minum kopi pakai susu,” jelas Sarbaini.

Nah, ungkapan “sama-sama ngerti” yang disingkat menjadi “sanger” inilah yang kemudian dijadikan istilah oleh para mahasiswa yang nongkrong di warung kopi Jasa Ayah, Solong Ulee Kareng, untuk bisa menikmati kopi plus susu.

“Karena uangnya sedikit, makanya susunya juga tidak banyak, hanya seperdelapan ukuran gelas saja, lalu diberi kopi yang disaring. Nah, air kopi dari saringan yang ditarik tinggi oleh barista saring itulah yang menciptakan cita rasa khas dari sanger,” jelas pria yang dikenal sebelumnya juga menjadi barista saring di Warung Kopi Jasa Ayah Solong Ulee Kareeng, Banda Aceh.

Meski misteri sanger tak terungkap di ajang Festival Kopi Aceh yang baru saja usai, tetapi sanger tetap menjadi pilihan utama selain racikan-racikan kopi lainnya. Harganya pun kini tetap masih bisa dijangkau oleh para penikmat kopi, hanya Rp 8.000 per gelasnya.

18.29 | 0 komentar | Read More

Wisata ke Danau Kelimutu

Danau Kelimutu ini terdiridari 3 danau yang masing-masing punya warna yang berbeda-beda. Danau ini terletak di puncak Gunung kelimutu dan berada pada ketinggian 1.631 m dari permukaan laut. Danau ini masuk dalam rangkaian Taman Nasional Kelimutu.


Danau/Tiwu Kelimutu ini dibagi atas 3 bagian dan sesuai warna danau tersebut. Danau yang berwarna biru disebut “Tiwu Nuwa Muri Koo fai”, yang berwarna merah disebut “Tiwu Ata Polo”, sedangkan yang berwarna putih disebut “Tiwu Ata Mbupu”.

Pernah dikabarkan bahwa danau yang berwarna merah dapat berubah menjadi hijau tua serta merah hati, di danau yang lain yang berwarna hijau tua menjadi hijau muda, dan di danau yang lain yang asalnya coklat kehitaman menjadi biru langit.

Tapi dikabarkan pula pada 20 oktober 2009 lalu, kalau dnau 3 warna Kelimutu yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ini berubah menjadi satu warna, yakni yang asalnya merah, putih, dan biru. Dan hal itu cukup menggemparkan warga sekitar danau.

Setiap warna danau dan setiap perubahan warna danau Kelimutu, oleh warga sekitar selalu dianggap misteri dan tanda akan terjadinya sesuatu.

19.02 | 0 komentar | Read More

Wisata Ke gunung Bromo

Kombinasi paket wisata adventure antara Gunung Bromo dan Kawah Ijen. Obyek wisata Kawah Ijen terletak antara Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi. Membutuhkan waktu berkendara sekitar lima jam dari Obyek Wisata Bromo. Selama perjalanan ke Kawah Ijen anda akan disuguhi berbagai keindahan alam yang menarik indah dan menyenangkan.



Berikut jadwal perjalanan Paket Wisata Bromo Kawah Ijen :

Penjemputan anda di bandara, hotel atau stasiun atau di Surabaya/Malang, menuju desa Cemoro Lawang Bromo (lama perjalanan Surabaya – Bromo Tour sekitar 3-4 jam ), berkunjung sesaat di area lumpur panas sidoarjo ( lumpur lapindo ). Dan meneruskan perjalanan serta menginap di hotel lokasi sekitar Gunung Bromo .


jam 04. 00 pagi anda dapat dijemput gunakan jeep dari hotel menuju titik pandang di puncak pananjakan 1 (View Point tertinggi di Bromo) lokasinya di pinggir kaldera Bromo untuk lihat keindahan matahari terbit ( bromo sunrise ). Sesudah menikmati sunrise, turun kembali ke lautan pasir serta dilanjutkan menuju ke kawah bromo. Puas menikmati kawah bromo dilanjutkan ke Savanah, dan Pasir Berbisik. kurang lebih jam 9. 00 wib kita kembali ke hotel, makan pagi dan bersih – bersih diri dan Chek out . Berkendara menuju Desa Sempol-Bondowoso yaitu desa paling dekat dengan obyek wisata Kawah Gunung Ijen ditempuh lebih kurang 4-5 jam perjalanan. Perjalanan menuju Kawah Ijen melalui pegunungan, perkebunan kopi serta pedesaan. Sesampai di hotel istirahat, acara bebas.

pagi hari jam 05. 00 menuju paltuding dengan durasi berkendara sekitar 45 menit , Pos Paltuding yaitu lokasi di mana start untuk mendaki ke Kawah Ijen yang membutuhkan lebih kurang 1, 5 jam untuk menuju kawah. Puas menikmati pemandangan dan panorama di Sekitar Kawah Ijen dan melihat aktivitas para penambang belerang kembali menuju pos serta bersiap pulang kembali ke Surabaya atau Pelabuhan Ketapang Banyuwangi bagi anda yang akan melanjutkan trip ke Bali. program Paket Wisata Bromo Ijen selesai.
18.25 | 0 komentar | Read More

Wisata Naik Gunung

Urusan naik gunung, sudah menjadi “makanan” wajib bagi orang yang mengaku pecinta alam. Apalagi bagi mahasiswa pecinta alam (Mapala) yan banyak terdapat di kampus, naik gunung sering dijadikan agenda rutin. Penaklukan dataran tinggi tidak hanya dilakukan pada satu objek gunung saja. Semakin banyak gunung yang didaki dan semakin tinggi puncaknya, itu menjadi kebanggaan pendaki.


Satu masalah yang pasti ditemui selama mendaki adalah perubahan suhu ekstrim. Jika di dataran rendah sering terasa panas, maka setiap tahap ketinggian tertentu, suhu menurun. Semakin menuju puncak, dinginnya tidak terelakkan apalagi kala malam hari.

Untuk mengatasi kedinginan ini, ada beberapa tips yang bisa digunakan agar tubuh tidak sampai mengalami hipotermia. Dikutip dari Media Indonesia, inilah beberapa hal yang bisa dilakukan:

Lakukan penyesuaian diri dengan lingkungan. Adaptasikan tubuh Anda dengan kondisi lingkungan baru di pegunungan. Setelah dirasakan tubuh mampu menyesuaikan diri, baru lakukan pendakian. Proses ini disebut pula aklimatisasi.

Jangan lupa kenakan pakaian yang mampu menahan panas tubuh Anda. Tidak cukup hanya satu jaket saja. Kalau perlu, bawalah beberapa potong pakaian hangat. Memakai jaket tebal sangat disarankan. Siapkan pula jenis yang antiair. Biasanya lapisan luarnya dibuat dari bahan polar.
Agar makin hangat saat tidur, pakailah sleeping bag. Kantong panjang untuk tidur ini mudah dilipat dan dibawa saat mendaki. Saat dipakai, mampu menambah kehangatan badan selain dengan memakai jaket tebal.

Hindari memakai pakaian dari bahan jeans.  Selain bahannya berat, jeans akan membuat Anda tambah kedinginan karena sifatnya yang bisa menyerap dingin.
Sebelum malam tiba, kumpulkan ranting kering yang sudah berjatuhan di tanah untuk membuat api unggun. Induksi panas api bisa menghangatkan tubuh Anda. Jangan lupa, matikan api kalau Anda hendak meninggalkan lokasi pembuatan api unggun.

Sambil membuat api unggun, siapkan pula tempat untuk memasak air dan membuat makanan. Minuman hangat sangat nikmat untuk disantap kala mendaki. Pilih jenis minuman yang mampu membuat hangat tubuh, seperti air jahe, susu, atau teh. Untuk makanan, siapkan makanan yang cukup memberikan energi bagi tubuh.
Sempatkan untuk melakukan peregangan tubuh selama mendaki. Ini akan membuat otot terhindar dari cedera selama mendaki. Selain itu, peregangan dapat sedikit mengusir rasa dingin.
19.44 | 0 komentar | Read More

Terbangkan Pesawat Mrek Baru

Maskapai penerbangan Singapura, Tiger Airways segera melayani rute penerbangan dari Singapura ke Bandara Internasional Lombok (BIL), di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dijadwalkan mulai 22 November 2013. 

"Mulai besok (Jumat), Tiger Airways singgahi BIL dan direncanakan akan terbang tiga kali seminggu," kata Manager Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura I BIL, Adhi Utomo, di Mataram.

Adhi berharap Tiger Airways konsisten melayani rute penerbangan Singapura-Lombok, sekaligus memperkuat rute penerbangan internasional yang sudah lebih dulu dilayani maskapai penerbangan Silk Air, setiap Kamis dan Sabtu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB, Agung Hartono mengatakan, manajemen Tiger Airways telah merampungkan berbagai perizinan agar dapat menempuh rute penerbangan langsung Singapura-Lombok.

"Semula Tiger akan layani rute penerbangan ke Lombok pada September 2013, namun manajemen Tiger Airways sempat menunggu kedatangan pesawat jenis Airbus yang dipesan dari pabriknya, dan kini segera melayani rute ke Lombok," ujarnya.

Setelah Tiger Airways, lanjut Agung, giliran Cathay Pacific yang akan menyinggahi BIL.

Saat ini, manajemen Cathay Pacific juga tengah mengurus berbagai perizinan untuk dapat menggunakan rute penerbangan langsung Hongkong-Lombok.
21.05 | 0 komentar | Read More

Makau Kunjungan Wisata Bagi Anda Yang Tak Gemar Belanja




Apakah Anda merupakan tipikal wisatawan yang tidak terlalu menikmati belanja, seperti kebanyakan turis Indonesia. Karena itulah, sudah sejak pagi itu, ia berada di kompleks reruntuhan Gereja St Paul untuk mengambil sejumlah foto.

Kompleks reruntuhan Gereja St Paul, yang merupakan sisi depan Gereja Mater Dei dan dibangun pada 1602-1640 itu, memang seolah menjadi magnet kunjungan wisatawan. Orang-orang dari sejumlah negara datang untuk menikmati keindahannya, berfoto bersama, atau sekadar menatapnya.

Manajer Humas dan Komunikasi Perwakilan Kantor Pariwisata Pemerintah Makau di Jakarta Ningsih A Chandra, mengatakan, bersama-sama dengan Senado, reruntuhan Gereja St Paul adalah tujuan wisata yang utama.

Sejak tahun 2009, kata Ningsih, para pengunjung dari Indonesia terus tercatat dalam daftar 10 besar penyumbang jumlah wisatawan ke Makau. Makau sebagai special administrative region (SAR) di bawah China, tambahnya, saat ini ingin dijadikan sebagai tujuan utama di dunia (global center of leisure).

Adapun Hongkong SAR dijadikan sebagai titik pusat penghubung untuk kegiatan bisnis dan pariwisata. Pengembangan untuk tujuan wisata di Makau tengah dilakukan pada kawasan Taipa dan Coloane.

Adapun Makau Peninsula relatif terlarang untuk pengembangan karena kawasan tersebut menjadi lokasi sejumlah peninggalan budaya. Menurut Ningsih, slogan touching moments, fascinating moments, enchanting moments, surprising moments, dan tasteful moments membungkus kampanye promosi pengembangan industri pariwisata di Makau.
18.59 | 0 komentar | Read More

Pesona Alam Di Indonesia

Indonesia Tengah dan Timur menyajikan pesona alam yang indah, alami, nan eksotis. Terlepas dari bisingnya  lalu lintas perkotaan, terlepas dari penatnya tekanan pekerjaan, dan terlepas dari aroma atmosfer yang tercemar. Benar-benar merupakan salah satu cipratan syurgawi yang diberikan pada dunia.

Jika pembaca sekalian menginginkan ketenangan dalam menikmati keindahan dari yang Maha Kuasa, maka tempat-tempat wisata di PulauLombok merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat direkomendasikan.

Sekitar bulan Februari 2012 lalu, bertepatan dengan liburan pasca UAS, saya dan beberapa teman sekelas di kampus pergi berbackpacker ke Bali. Kami pergi ke sana dari Jogja dengan menggunakan Kereta Sri Tanjung, dilanjutkan dengan feri penyebrangan, bus kota, dan tibalah kami di Bali. Ongkos yang dikeluarkan pun tergolong murah, hanya sekitar 66 ribu untuk mencapai Ubung, Bali. Namun kali ini saya hanya akan menceritakan kisah perjalanan saya di Pulau Lombok. Cerita punya cerita, ketiga teman saya memutuskan untuk pulang setelah lima hari kami berombang-ambing di Bali. Sedang saya memutuskan untuk melanjutkan wisata ke Pulau Lombok.

Hari pertama wisata di Pulau Lombok diawali dengan mengunjungi PuncakPusuk,
sebuah puncak perbukitan di wilayah Lombok Barat yang sejuk dengan pepohonan yang cukup lebat seperti hutan belantara.

Di sepanjang jalan di Pusuk juga terdapat monyet-monyet yang berkeliaran dengan bebas dan pengunjung dapat memberi makan mereka dengan kacang yang dapat dibeli di penjual setempat.

Monyet-monyet di wilayah Pusuk ini berkeliaran dengan bebasnya dan berinteraksi cukup dekat dengan pengunjung, berbeda dengan monyet-monyet yang dapat kita temui di wilayah Kali Urang yang rata-rata hanya dapat kita lihat dari kejauhan karena kebanyakan dari monyet-monyet itu selalu di atas pohon. Pengunjung harus hati-hati karena beberapa monyet di Pusuk karena mereka cenderung agresif dalam meminta makanan, bahkan saat itu botol mizone yang dibeli oleh sepupu saya diambil, dibuka, dan diminum oleh salah satu monyet tersebut.

Sejalur dengan Pusuk, saya melanjutkan perjalanan ke arah utara, menuju Gili Trawangan, sebuah pulau kecil di wilayah Lombok Tengah yang sudah terkenal hingga mendunia. Gili Trawangan ini adalah salah satu dari Tiga Gili (Three Gilis) di lombok Tengah, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Di sepanjang perjalanan, sepupu saya menceritakan legenda-legenda setempat. Konon katanya, di malam hari jika mengendarai motor sendiri di daerah Pusuk, terkadang jika apes maka kita dapat diperlihatan penampakan ular putih berkepala manusia. Dan jika melihatnya, maka jangan sekali-kali menatapnya.

Di sepanjang jalan itu saya juga meilhat arca-arca sebagai tempat persembahan umat Hindhu. Pulau Lombok, menurut saya adalah sebuah pulau dimana toleransi beragamanya cukup tinggi, terutama antara umat muslim dan umat Hindhu yang berasal dari Bali. Terdapat banyak Masjid besar di tepian jalan yang kami lalui, namun juga terdapat pura-pura kecil untuk permohonan keamanan.

Gili Trawangan, sebuah pulau kecil yang indah seperti gambaran pantai-pantai di alam imaji. Pasir putih bersih, langit biru yang cerah, air laut yang jernih semakin jauh semakin membiru menua, perahu nelayan yang dilabuhkandi tepian pantai, serta wisatawan yang asik berenang dan melakukan snorkeling. Karena keadaan alamnya yang masih alami, air lautnya pun sangat jernih dan hanya dengan berbekal peralatan snorkeling yang sederhana, kita dapat melihat terumbu-terumbu karang.

Karena letaknya tidak terlalu jauh dari bibir pantai, hanya dengan berenang sebentar saja kita sudah dapat menikmati indahnya ekosistem bawah air. Kita juga dapat melihat ikan-ikan kecil berwarna cerah yang berenang kesana kemari dengan cepatnya. Jika pembaca sekalian memiliki banyak waktu, menginaplah satu atau dua malam di Gili Trawangan ini. Pada malam hari, sering terdapat kunang-kunang yang memperindah suasanan malam. Di pagi hari, terkadang kita dapat menemukan menemukan ubur-ubur yang terseret ke pinggiran pantai.

Yang paling spesial dari pulau ini adalah tidak adanya kendaraan bermotor. Pengunjung menggunakan cidomo, semacam andong atau delman yang menggunakan ban mobil, atau dapat juga dengan menyewa sepeda. Benar-benar suasana yang alami.

Gili Trawangan ini tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil. Pulau ini dapat dikelilingi dengan menggunakan Cidomo atau Bersepeda. Saya sendiri mencoba bersepeda untuk mengelilingi Gili Trawangan dan ternyata cukup melelahkan. Di sepanjang jalan yang mengelilingi pulau, kita dapat melihat hotel-hotel, pub, atau bar yang didesain dengan unik dan artistik. Di sepanjang jalan, di beberapa tempat yang belum terjamah oleh para developer perhotelan, kita dapat menemui kesunyian dan keindahan pantai yang masih murni dari jamahan manusia.

Puas bermain di Gili Trawangan, saya dan sepupu melanjutkan perjalanan ke Pantai Malimbu. Sebuah pantai di kawasan Lombok Barat dengan tebing-tebing tinggi.

Di puncak Malimbu, jalanan bersampingan langsung dengan tebing itu hanya dibatasi pagar kecil,  membuat kita dapat melihat pemandangan laut biru nan eksotis di bawah. Biasanya di malam hari, Malimbu dipenuhi oleh orang-orang yang bersantai melihat pemandangan laut malam sembari memakan jagung bakar. Saya sendiri sempat mencobanya, dan benar-benar maknyus. Perpaduan antara angin dingin dan hangatnya jagung bakar membuat langit malam semakin berkilau.

Setelah berfoto-foto di Puncak Malimbu, saya melanjutkan perjalanan ke Pantai Kerandangan. Pantai yang menurut saya yang pecinta pasir putih ini, biasa saja karena warna pasirnya coklat kehitaman. Namun pantai tersebut layak untuk dikunjungi karena wisata kulinernya. Disana kami menyantap sate Bulaya, sate yang terbuat campuran dari daging ayam dan ikan yang ditaburi bumbu kacang.

Yang khas dari kuliner di lombok ini adalah hampir selalu menggunakan perasan jeruk limau untuk memepersedap rasa, misalnya saja pada bumbu Ayam Taliwang, Beberuk (sejenis lalapan), maupun pada sambal-sambalnya. Awalnya saya menyangka sate ini berasal dari daging buaya, maka dari itu sate dinamai Sate Bulaya. Namun ternyata Bulaya adalah nama lontong yang disantap bersama sate ini. Terbuat dari beras, Bulaya ini hapir sama dengan lontong pada umumnya, namun dibungkus dengan menggunakan daun lontar.

Yang membuat suasana semakin asri adalah tempat makan yang dikemas menyerupai gubuk-gubuk kecil di tengah sawah. Hanya saja konsepnya adalah lesehan gubug beratap rendah di pinggir pantai. Konon katanya, di pantai ini, terdapat sebuah palung yang dapat menarik mereka yang tidak berhati-hati.
Setelah puas mengunjungi tempat-tempat tersebut, yakni Puncak Pusuk, Gili Trawangan, Puncak Malimbu, dan Pantai Kerandangan, saya pun pulang ke rumah saudara untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan keesokan harinya.
21.22 | 0 komentar | Read More

Wisata Ke Pulau Maratua

Derawan sebuah pesona laut yang tidak perlu diragukan lagi, membuatnya menjadi daya tarik bagi pencinta biota laut di bagian Timur Kalimantan. Kepulauan Derawan yang terdiri dari 31 pulau di Laut Sulawesi ini menawarkan ekosistem laut yang lengkap, mulai dari plankton, berbagai jenis terumbu karang hingga aneka macam fauna yang sangat menarik untuk dijumpai.




Indahnya pengalaman ketika berenang beriringan dengan seekor penyu, menyaksikan kepakan manta yang semakin mendekat, mengiringi lompatan ceria lumba-lumba, dan berbagi ruang dengan ubur-ubur sungguh menjadi hal yang tidak akan terlupakan yang dapat Anda nikmati di wilayah ini
Derawan sebuah pesona laut yang tidak perlu diragukan lagi, membuatnya menjadi daya tarik bagi pencinta biota laut di bagian Timur Kalimantan. Kepulauan Derawan yang terdiri dari 31 pulau di Laut Sulawesi ini menawarkan ekosistem laut yang lengkap, mulai dari plankton, berbagai jenis terumbu karang hingga aneka macam fauna yang sangat menarik untuk dijumpai.

Indahnya pengalaman ketika berenang beriringan dengan seekor penyu, menyaksikan kepakan manta yang semakin mendekat, mengiringi lompatan ceria lumba-lumba, dan berbagi ruang dengan ubur-ubur sungguh menjadi hal yang tidak akan terlupakan yang dapat Anda nikmati di wilayah ini
Sehabis istirahat sejenak di dermaga, biasanya pengunjung akan menebus hutan Pulau Kakaban melalui jalur yang sudah disediakan, berupa tangga kayu.  Anda perlu sangat hati-hati dalam meniti tangga ini karena banyak terdapat kayu yang tidak terpasang dengan baik pada posisinya. Perjalanan tidak terlalu jauh, hanya memakan waktu sekitar 10 – 15 menit dengan perjalanan santai, namun medannya cukup melelahkan.

Akan tetapi kelelahan ini akan terbayar, ketika rimbunnya dedaunan mulai menguak dan menampakkan keindahan Danau Kakaban yang hijau, senada dengan hijaunya pepohonan yang mengelilinginya. Danau yang berada di tengah Pulau Kakaban merupakan air laut yang terjebak dan bercampur dengan air tanah dan hujan selama ribuan tahun, sehingga membentuk Danau air payau. Biota laut yang sudah terlanjur terjebak di sana telah berevolusi dan membentuk suatu ekosistem yang unik hasil adaptasi selama kurun waktu ribuan tahun.

Jenis biota yang paling bayak ditemui adalah ubur-ubur yang terdiri dari empat jenis, dan salah satu di antaranya adalah ubur-ubur  Cassiopea, di mana ubur-ubur jenis ini hanya ada di dua tempat di dunia, yaitu di Palau, kep. Micronesia di kawasan Tenggara Laut Pasific dan Kakaban. Selain itu di hutan bakau yang mengelilinginya banyak ditemukan kepiting, teripang, dan ular laut. Serta banyak biota unik lain yang masih menjadi objek penelitian dari para ilmuwan.

Indahnya Danau Kakaban dan uniknya ekosistem yang ada di sana, membuat suasana yang dihadirkan benar-benar tiada duanya. Bermain dengan ubur-ubur  yang bergerak terbalik sehingga plankton yang ada di kakinya dapat memperoleh cahaya matahari. Binatang menggemaskan berwarna oranye pun harus pasrah diganggu tangan-tangan manusia yang sangat gemas dengan teksturnya yang seperti jeli.  Setelah puas mengganggu ubur-ubur, Anda dapat saja mengamati ekosistem unik yang ada dan mencoba menebak-nebak jenis bioata yang Anda temui, atau cukup dengan duduk diam di dermaga dan menikmati keindahahan danau, dijamin tidak akan bosan menghabiskan satu hari penuh di tempat tersebut.


Kedalaman Kakaban 

Selain pulau dan danaunya yang unik, Kakaban juga memiliki spot diving yang menarik. Sebuah wall batu karang yang berhadapan langsung dengan kedalaman laut yang tidak berbatas, Di sini Anda dapat menyelam dan berenang di antara dua sisi dinding, satu dinding karang dengan keindahannya dan sisi lain birunya lautan yang penuh misteri. Panduan antara  indahnya wall dan biru yang tak berujung, menjadi keindahan itu menjadi sangat agung.


Maratua, sesuai dengan namanya yang berkesan tua, di sinilah daerah yang dihuni oleh binatang dengan usia berabad-abad, dialah si penyu yang akhir-akhir ini makin gencar dilindungi. Maratua merupakan turtle point, di mana Anda dapat menyaksikan penyu dalam jumlah banyak. Selain penyu Anda juga dapat menjumpai banyak barakuda, jackfish dan stingray.



Arungi Lautan 

Pulau Maratua sendiri cukup menarik untuk dinikmati. Pulau yang merupakan salah satu pulau terluar Indonesia

dan berbatasan langsung dengan Negara Malaysia ini, memiliki garis pantai yang panjang dan landai dengan pasir putihnya yang mempesona dengan perairan yang sangat tenang.



Pesona pesisir ini sudah dimanfaatkan oleh sebuah resort mewah Paradise Resort yang dikelola oleh seorang pengusaha berwarga negara Malaysia, rate kamar yang disewakan berkisar antara 600 ribu s.d 2 juta rupiah.
19.16 | 0 komentar | Read More

Berani Wisata Ke Kutup Utara

Desa Igloo, salah satu fasilitas dari Hotel Kakslauttanen, menjamin wisatawan untuk melihat penuh indahnya cahaya utara selama musim dingin. Terletak di Lingkaran Kutub Utara dekat Taman Nasional Urho Kekkonen, Finlandia, wisatawan dapat tinggal di igloo beratap kaca atau kalo berani dalam igloo salju tradisional yang dingin.


Kaca termalnya mencegah bunga es dan mempertahankan pandangan yang jelas bahkan ketika suhu luar turun di bawah -30 derajat Celcius

Kaca termalnya mencegah bunga es dan mempertahankan pandangan yang jelas bahkan ketika suhu luar turun di bawah -30 derajat Celcius

Ada 20 igloo yang dibangun dari kaca gelas termal khusus yang memungkinkan suhu dalam igloo untuk tetap konstan dan hangat. Kaca termal ini juga mencegah pembentukan bunga es, dan tetap membuat pandangan yang jelas bahkan ketika suhu luar turun di bawah -30 ° C (-22 ° F).

Namun, suhu di dalam igloo yang tradisional tidak begitu nyaman. Berkisar antara -3 ° C dan -6 ° C (27 ° F dan 21 ° F), wisatawan terpaksa harus meringkuk dalam kantong tidur, mengenakan kaus kaki wol dan kap untuk menghalau udara dingin.

16.04 | 0 komentar | Read More

Jalan Jalan Di Kampung Betawi



Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemkot Jakarta Barat untuk menyelenggarakan kegiatan Kampung Betawi di Kota Tua pada Sabtu-Minggu, 16-17 November 2013.

Kepala Bidang Pengelola Destinasi, Ida Zubaidah, menuturkan, acara ini bukan hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga edukasi. Kota Tua akan disulap menjadi Kampung Betawi, di mana nanti dihiasi dengan ornamen-ornamen budaya Betawi, baik dari segi layout sampai kuliner.

Di festival ini juga akan ditampilkan keberagaman etnis, seperti China, budaya Arab, Melayu, dan Indonesia Timur.

Dalam acara ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggandeng majalah National Geographic Traveller untuk membuat tulisan perjalanan dalam bentuk booklet di edisi Desember 2013.


Berbagai komunitas juga turut dilibatkan untuk menyemarakkan acara. Salah satunya Komunitas Pena Jiwa. Komunitas Pena Jiwa melalui Adventure Documentary Festival mengabadikan festival tersebut tidak hanya dalam bentuk foto, melainkan juga film dokumenter, animasi, dan komik.
18.52 | 0 komentar | Read More

Kuliner di Magelang

Bagi masyarakat di luar daerah Magelang, barangkali belum banyak yang mengenal makanan khas Kupat Tahu. Namun siapa sangka, makanan berupa campuran ketupat, tahu, sayuran dan bumbu kacang ini mampu menyedot pengunjung di Festival Jamu dan Kuliner Internasional 2013. Festival yang di gelar di Kantor Gubernuran Jl Pahlawan Semarang Jawa Tengah pada 13-15 September 2013.

Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Magelang, Suko Tri Cahyo mengungkapkan kebanggaannya ketika kupat tahu menjadi salah satu makanan favorit pengunjung di antara ratusan makanan yang ada di festival berkelas internasional itu.

“Kami menerima banyak masukan terkait makanan khas Magelang apa yang cocok untuk kami bawa ke festival. Tapi kami pikir kupat tahu memang paling pas dan ternyata memang benar banyak pengunjung yang suka.


Menurut Suko, meskipun sederhana namun kuliner kupat tahu mempunyai cita rasa yang unik. Manis dan pedas seperti kegemaran masyarakat Jawa pada umumnya. Dikatakan Suko, melalui festival tersebut pihaknya ingin masyarakat Indonesia dan mancanegara lebih mengenal menu khas Magelang.

Festival ini, jelas Suko, diselenggarakan dalam rangka Visit Jateng 2013 yang diharap mampu meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Jateng. Ada 10 negara peserta festival, yakni Spanyol, Cina, Cekoslovakia, Jepang, Mesir, Polandia, Rusia, Vietnam, Austria, dan Jerman serta Indonesia. Selain itu, ada 5 negara peninjau, seperti Filipina, Myanmar, dan Singapura.

Setidaknya ada 53 stan yang terdiri atas 28 kabupaten dan kota di Jateng, gabungan pengusaha jamu Jateng, perwakilan dari Banten dan Jawa Timur serta jamu gendong. “Kita tentu sangat bangga bisa ikut festival internasional ini. Apalagi, kupat tahu yang kita bawa laris manis dibeli para pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Dalam festival yang digelar pertama kalinya itu, pihaknya menggandeng Endang Susilowati (59) yang memiliki usaha kuliner Kupat Tahu Lezzzat. Racikan kupat tahu Endang memang dikenal memiliki cita rasa berbeda dibanding yang lain.

Endang mengaku bangga karena mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kota Magelang meracik kupat tahu untuk dibawa ke festival tingkat internasional itu. Selama festival berlangsung, Endang menyediakan sekitar 200 porsi setiap hari dan selalu tidak tersisa.
20.12 | 0 komentar | Read More

Jika Wisata Naik Pesawat jangan Makan Makanan Ini Ya

Kentang goreng

Memang terasa nikmat menyantap kentang goreng dengan irisan tipis-tipis. Apalagi kentang disantap panas-panas baru turun dari wajan. Gurihnya kentang pasti membuat ketagihan. Tetapi ada baiknya jika Anda menunda dulu mengonsumsi kentang jika hendak melakukan perjalanan dengan pesawat.

Kentang mengandung lemak dan natrium yang tinggi. Sementara jika berada di ketinggian, sistem pencernaan tubuh kita tidak mampu untuk mencerna zat tersebut. Hal tersebut akhirnya dapat mengakibatkan perut kembung dan rasa gelisah sepanjang perjalanan.

Apel

Meski buah-buahan adalah makanan sehat, namun apel dan buah-buahan berserat lainnya tidak mudah dicerna tubuh. Selain itu, apel pun mengandung gas yang dapat membuat perut kembung.

Kacang-kacangan

Jika Anda menyertakan kacang-kacangan sebagai bekal di perjalanan, ada baiknya makanan tersebut disimpan dahulu. Konsumsi saja kacang setelah mendarat di tempat tujuan.

Minuman bersoda

Minuman bersoda dapat memberikan efek mulas dan perut kembung. Ada baiknya agar Anda mengganti mengonsumsi soda dengan teh herbal.

Cabai atau makanan pedas

Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi lambung. Apalagi jika perut si pemakan sensitif, bisa-bisa menimbulkan rasa mulas. Untuk mencegah bolak-balik ke toilet, sebaiknya Anda menghindari mengonsumsi makanan pedas.

Permen karet

Mungkin permen karet dapat membantu menimimalisir dengungan pada gendang telinga saat pesawat lepas landas dan mendarat. Tetapi, kebanyakan makan permen karet juga dapat mengakibatkan perut kembung.
20.38 | 0 komentar | Read More

Wisata Peningalan Di Jatinegara

Sekitar tahun 1661, di sini pernah berdiam seorang guru agama Kristen yang hijrah dari Pulau Banda. Guru yang bernama Meester Cornelis Senen itu, akhirnya menjadi salah satu tokoh yang disegani. Wilayah kekuasaannya terbentang dari Cikarang, Bekasi, Jatinegara hingga Kebayoran.

Kemudian, nama guru tersebut dijadikan orang setempat menjadi nama wilayah. Makanya di Jatinegara sering disebut dengan Mester. Pasarnya pun dikenal dengan Pasar Mester.



Penjelajahan dimulai dari Stasiun Jatinegara. Salah satu stasiun ternama di Jakarta Timur itu, masih menyimpan arsitektur Belanda masa lalu. Arsitektur kuno terlihat dari bentuk peron stasiun yang telah ada sejak 1910.
Aditia Harmawan, pengelola Stasiun Jatinegara mengatakan, tidak seperti beberapa tahun yang lalu, kini Stasiun Jatinegara tak terlalu banyak penumpang. Karena stasiun hanya melayani penumpang dengan rute Jabodetabek. Sedangkan rute kereta ke luar Jakarta hanya menurunkan penumpang. Stasiun tidak melakukan pengangkutan penumpang.

Dari stasiun, rute selanjutnya menuju Gedung eks Kodim 0505 yang berada di seberang stasiun. Bangunan bercat putih dengan tiang penyangga di terasnya itu tampak rimbun di antara pepohonan. Tetapi saking rimbunnya pepohonan, bangunan itu agak sedikit terselip tak terlihat.

Konon, bangunan ini adalah tempat peristirahatan Meester Cornelis. Sayang, rombongan kami tak bisa masuk ke dalam. Karena kabarnya bangunan tersebut sedang dilakukan renovasi. Dari kabar yang beredar, menurut Adjie, bangunan ini akan menjadi Gedung Kesenian Jakarta Timur. Sungguh ide baik. Dengan begitu, masyarakat semakin banyak memiliki wadah berkreatifitas seni.

Setelah melihat Kodim, rombongan berjalan menyusuri gang-gang kecil. Tempat selanjutnya adalah kelenteng. Sebenarnya pada hari ini rombongan akan menuju ke dua kelenteng. Kelenteng pertama berada tak jauh dari bangunan Kodim. Tepatnya di Gang Padang. Sedangkan kelenteng yang kedua akan menjadi tempat perhentian terakhir.

Masuk melalui gang, cukup merasakan bersenggol-senggolan sesama teman, pun penduduk sekitar yang melintas. Karena memang gang hanya cukup untuk kira-kira 2 orang. Lokasi kelenteng pun berada di depan jalan yang hanya memiliki lebar beberapa meter.

Memang awalnya kelenteng adalah rumah tinggal. Pendiri kelenteng yang kira-kira berusia 70 tahun ini, adalah Tung Djie Wie. Fotonya terpajang di salah satu altar kelenteng. Hingga saat ini, pengurus kelenteng adalah keturunannya yang kedua (cucu)
Kerukunan beragama di Jatinegara, tidak hanya menyimpan kelenteng bersejarah. Tetapi juga masjid bersejarah. Masjid Jami' Al Anwar yang berada di Rawa Bunga. Masji diperkirakan dibangun pada tahun 1859. Menurut pengelola masjid, Ustad Rasyid, masjid tersebut dibangun atas gotong royong 12 desa di sekitar masjid.

Cerminan gotong royong desa diwakilkan oleh 12 tiang yang ada di aula utama masjid. Tiang yang kini sudah berlapis tembok itu, ternyata di dalamnya masih mengandung kayu jati asli sejak masjid pertama kali dibangun.

Kurang lengkap apa yang dimiliki Jatinegara? Setelah tempat ibadah, Jatinegara juga punya sekolah bersejarah. Sekolah SMP Negeri 14 yang ada di seberang Pasar Jatinegara (Mester). Yang membuat sekolah ini tak biasa adalah bentuk bangunan art deco, dengan warna dominan merah bata. Sekolah ini diperkirakan dibangun antara tahun 1920 hingga 1930.

Bentuk bangunan yang menyimpan gaya art deco, ada pada bentuk pintu, jendela, dan ukiran-ukiran pada atap gedung. Sekolah yang bergabung dengan SD 03 dan Yayasan Merdeka ini ternyata juga banyak meraih prestasi.

Pernahkan terbayang bahwa di Jatinegara mulanya adalah sebuah benteng? Dalam lukisan Johannes Rach, ahli topologi dari Denmark yang bekerja auntuk VOC ternyata pernah menggambar kegiatan pasar di depan benteng Belanda.
Benteng berbentuk bintang tujuh dengan gardu berpenjaga yang dipersenjatai meriam berada di sisi Sungai Ciliwung. Namun kini, benteng sudah tidak ada sama sekali. Sisa peninggalan benteng pun hampir tak terlihat. Berganti dengan bangunan-bangunan baru. Bukti keberadaan benteng adalah adanya parit besar di kawasan Matraman. Tepatnya, tak jauh dari shelter TransJakarta Kebon Pala.

Parit tersebut ada di bawah viaduct, yang di atasnya terdapat jalur rel kereta penghubung stasiun Jatinegara dengan Stasiun Manggarai. Setiap harinya banyak kendaraan dan kereta lalu lalang di atas bangunan itu. Namun tanpa ada yang sadar bahwa bangunan tersebut menyimpan sejarah masa silam.

Dari viaduct, akan terlihat Gereja Koinonia. Gereja merupakan gereja pertama di kawasan timur Batavia. Kompleks bangunan gereja begitu mencolok, ada di ujung pertemuan antara Jatinegara dengan Matraman. Untuk bisa lebih jelas melihat gereja, rombongan pun diajak ke atas jembatan TransJakarta. Dari sanalah, terlihat arsitektur Belanda pun masih tertinggal pada gereja.
Pada kelenteng yang lagi-lagi bergabung dengan rumah tinggal, rombongan melepas penat. Cukup jauh memang rute yang dilalui pada hari itu. Meski demikian, beberapa pesera terlihat keasyikan dengan mencoba peruntungan di Ciam Si.

Ciam Si adalah ramalan Tionghoa, berisi batang bambu berbentuk sumpit, ditaruh wadah bulat. Di ujung sumpit diberikan nomor yang akan menuju ke kertas ramalan. Boleh percaya atau tidak menggunakan Ciam Si ini.

Namun bukankah nasib baik dan nasib buruk manusia sudah ada yang mengatur? Seperti hari itu, nasib baik rombongan kami adalah bisa tahu banyak tentang Jatinegara, yang biasanya selama ini hanya menjadi perlewatan.
19.45 | 0 komentar | Read More

Wisata Ke Jepang

Wisatawan Indonesia yang melancong ke Jepang tahun lalu sebanyak 101.000 orang. Jumlah itu mengalami lonjakan tajam, mencapai 63 persen dari jumlah pengunjung tahun sebelumnya.

Sebaliknya, wisatawan Jepang yang berkunjung ke Indonesia pada periode yang sama jumlahnya memang jauh lebih tinggi, mencapai 445.000 orang. Namun, dari sisi persentase, kenaikannya hanya sekitar 7 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Layanan Garuda Indonesia, Faik Fahmi ketika membuka kembali penerbangan Garuda rute Jakarta-Osaka, Jepang, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.


Sebelumnya Garuda pernah membuka rute penerbangan Jakarta-Osaka hingga sekitar lima tahun lalu. Rute itu ditutup karena jalurnya sepi.

”Rute ini baru dibuka kembali sekarang setelah diketahui menjadi jalur potensial,” ujar Senior Manager Pemasaran Garuda, Luqmanul Hakim setiba di Osaka, Jumat siang.

Menurut Faik, penerbangan langsung Jakarta-Osaka merupakan bagian dari upaya pengembangan jaringan penerbangan Garuda sekaligus meningkatkan layanan dengan pilihan lebih banyak untuk bepergian ke Jepang atau sebaliknya. ”Dengan tambahan penerbangan ini diharapkan akan semakin banyak wisatawan Jepang yang berkunjung ke Indonesia atau sebaliknya,” tuturnya.

Sementara Kamite Kenji menyambut gembira pembukaan kembali penerbangan Jakarta-Osaka. ”Kami mengharapkan akan semakin banyak pelancong Indonesia yang berkunjung ke Jepang,” katanya.

Penerbangan langsung Jakarta-Osaka, Jumat dini hari, yang dipiloti Madjedi Abdurachim, menggunakan pesawat terbaru Airbus A330-200 yang berkapasitas 222 tempat duduk. Penerbangan perdana setelah terhenti lima tahun itu berpenumpang 151 orang, yaitu kelas bisnis 10 orang dan kelas ekonomi 141 orang.

Penerbangan Jakarta-Osaka selanjutnya dilayani empat kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan ini melengkapi rute penerbangan ke Jepang sebelumnya, yakni Denpasar-Osaka dan Denpasar-Tokyo, yang totalnya 32 kali dalam seminggu.

Luqmanul Hakim tidak bersedia berkomentar mengapa kenaikan jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia persentasenya jauh lebih kecil dibandingkan wisatawan Indonesia ke Jepang. ”Mungkin Badan Pariwisata Nasional yang punya otoritas menjawab pertanyaan seperti itu,” katanya.
23.15 | 0 komentar | Read More

Kunjungi Kota Warna Di Dunia

Daftar kota berwarna tersebut kebanyakan berasal dari daratan Eropa. Mungkin saja kota-kota cerah ini bisa menginspirasi salah satu kota di Indonesia untuk membuat hal serupa. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk destinasi wisata.


Arcos de la Frontera, Spanyol

Daerah yang berada di wilayah Andalusia ini memiliki desa dengan julukan "white village". Desa yang berada di atas perbukitan itu memiliki monumen bersejarah yang ada sejak abad ke-15.

Juzcar, Spanyol

Tahu dengan film animasi "Smurf" pada sekitar tahun 2011? Seperti itulah kota yang berada di selatan Spanyol itu. Rumah-rumah bercat biru, layaknya tempat tinggal Smurf.

Setelah mengubah diri seperti hunian Smurf, wisatawan yang datang ke kota ini semakin meningkat. Penduduk pun mulai hidup melalui sektor pariwisata. Mereka mempertahankan warna biru yang makin banyak mendatangkan wisatawan.

Longyearbyen, Norwegia

Suhu udara di kota ini cukup dingin. Maka penduduk pun memilih untuk tinggal dalam rumah-rumah yang terbuat dari kayu. Kreativitas lain diberikan penduduk dengan mengecat rumah kayu mereka dengan warna-warni.

Pelourinho, Salvador, Brasil

Pelourinho adalah kota pusat sejarah di Brasil. Kota yang masih menyimpan arsitektur bangunan asli masa lalu itu ditetapkan menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO.

Wroclaw, Polandia

Kota Wroclaw mungkin tak begitu banyak diketahui di antara kota lainnya di Polandia. Padahal kota ini adalah kota keempat terbesar di Polandia. Bangunan pada kota memiliki arsitektur bangunan gotik. Kehidupan malam dan pasar terbesar di Eropa pun bisa dijumpai di sini.

Gamla Stan, Stockholm, Swedia

Kota tua Stockholm adalah kota favorit untuk turis. Jalan-jalan berbatu, kafe, dan Royal Palace. Bangunan-bangunan di sekeliling kota pun sangat berwarna.



19.48 | 0 komentar | Read More

Keindahan Bunga Anggrek Bebek Di Australia

Alam sepertinya tiada henti memberikan kejutannya. Setelah kemarin ada bunga anggrek yang bentuknya menyerupai wajah monyet yang unyu, kini ada bentuk lain yang ia tampilkan. Sekarang ada lagi bunga anggrek di Australia yang sangat mirip dengan bentuk bebek sedang membentangkan sayapnya. Nampaknya alam tidak pernah bosan membuat kita berdecak kagum.

Bunga anggrek yang memiliki warna dominan ungu ini memiliki nama latin Caleana major. Namun, nama yang lebih mudah untuk menyebutnya mungkin adalah Flying Duck Orchid atau Anggrek Bebek Terbang. Bunga unik ini biasanya hanya tumbuh di daerah tertentu yang masih liar seperti Australia bagian timur dan selatan. Maka dari itu, tak heran jika tidak banyak orang yang pernah menjumpai bunga ini.



Jika Anda tertarik dengan keunikan dan ingin memeliharanya sendiri di rumah, tampaknya Anda harus mau menggugurkan keinginan Anda tersebut. Pasalnya, tumbuhan anggrek bebek terbang ini ternyata hanya bisa tumbuh di daerah asalnya. Hal tersebut karena di tanah tempatnya berasal, ada jamur yang membantunya untuk tumbuh dan tetap hidup. Jika Anda memisahkan akar dengan tanah tersebut dan memindahkan di pot atau taman rumah Anda, si anggrek tidak akan berumur panjang.

Bagian yang paling memberikan kesan bahwa bunga ini menyerupai bebek adalah kelopaknya yang berbentuk seperti paruh. Bagian tersebut memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangbiakan bunga selanjutnya. Kelopak ini akan membantu para serangga yang hinggap untuk menemukan letak di mana serbuk sari berada. Setelah si serangga telah menemukannya, kelopak yang mulanya turun karena beban tubuh serangga, akan kembali ke bentuk semula.
18.45 | 1 komentar | Read More

Isi Liburan Ke Solo

Bagi anda para wisatawan yang bingung akan menghabiskan waktu liburan kemana, mungkin harus mencoba untuk berlibur ke kota yang satu ini. Ya, kota Solo memang terbilang merupakan tempat wisata primadona yang bisa memberikan efek relaksasi bagi anda yang sudah penat dengan lingkungan kota besar. Jika anda berminat untuk berwisata ke tempat ini, ada baiknya jika anda membekali diri terlebih dahulu dengan seputar pengetahuan tentang berbagai lokasi tempat wisatanya.


Tawangmangu

 
Daerah wisata yang pertama ini terletak di kaki gunung Lawu. Beberapa keunikan yang ditawarkan oleh Tawangmangu tidak lain adalah udara yang masih dingin dan segar, apalagi jika anda merasakannya di malam hari, maka anda akan merasakan sensasi udara khas desa yang jauh berbeda dengan suhu udara di kota-kota besar. Selain itu, mata anda akan dimanjakan dengan berbagai panorama indah yang akan terasa lebih lengkap dengan pemandangan bukit, ladang, dan sejumlah aktivitas petani yang membuat tempat ini sangat cocok sebagai sarana pelepas penat bagi anda. Kita bisa melihat berbagai pertanian dan jika anda sedang beruntung anda akan melihat suasana panen berbagai komoditas pertanian seperti wortel, sawi, lobak dan strawberry.

Di Tawangmangu ada ikon wisata yang sangat terkenal yaitu Grojogan Sewu. Grojogan sewu artinya air terjun seribu yang memiliki keindahan alam yang eksotis. Di Grojogan Sewu Anda bisa menikmati pemandangan air terjun yang mengucur dari ketinggian 81 meter. Hawa sejuk dari air terjun dan suara gemuruh air benar-benar membuat hati merasa menyatu dengan alam. Di daerah ini juga disediakan berbagai sarana penunjang lain seperti flying fox, outbond, arung jeram mini, pemancingan, playground dan lain-lain.


Pandawa Water World Solo Baru

Sebagai tempat wisata kelas dunia yang terletak di wilayah Solo Baru, Sukoharjo. Objek wisata yang pembangunannya menelan budget yang tidak sedikit ini menyuguhkan keindahan taman dunia air yang lebih condong pada wisata outdoor yang penuh petualangan. Saat memasuki pintu masuknya saja, anda akan merasakan atmosfer Indonesia yang sangat kental dengan adanya dunia perwayangan berukuran jumbo serta patung pandawa lima yang berdiri megah.

Water park ini  menyuguhkan berbagai wahana basah-basahan yang sangat layak untuk dicoba. Wahana tersebut diantaranya, perosotan black hole yaitu perosotan air yang ada area dimana anda tidak bisa melihat apapun di depan anda. Sangat cocok untuk memacu adrenalin Anda. Jika anda ingin mencoba yang lebih ringan cari perosotan biasa saja dan disarankan untuk pemula memakai ban untuk keamanan ketika mendarat di kolam renang. Anda juga bisa menikmati aliran sungai pandawa yaitu anda berada di atas ban mengelilingi area wisata Pandawa dengan mengikuti aliran air sungai. Ada juga gelombang buatan yang sesekali muncul seperti halnya di laut dan ada juga air yang muncul dari dalam tanah. Selain itu ada juga kolam kecil yang mengeluarkan gelembung-gelembung kecil yang bisa digunakan untuk merilekskan badan seperti di spa.
19.24 | 0 komentar | Read More

Matangkan Perjalanan Saat Liburan






Transportasi

Hal terpenting saat berlibur adalah transportasi. Menggunakan pesawat, kereta atau bus. Beruntung masa kini untuk memesan tiket pesawat dan kereta bisa dilakukan secara online melalui situs maskapai bersangkutan dan PT KAI.

Untuk pesawat, biasanya beberapa maskapai sering melakukan promo tiket murah. Sering-sering saja untuk membaca berita pariwisata menyangkut tiket murah atau kunjungi langsung situs maskapai bersangkutan.

Pilih Hari Perjalanan

Waktu terbaik untuk berlibur adalah bukan pada saat musim padat liburan. Waktu padat liburan orang Indonesia adalah saat libur sekolah, hari raya, serta libur akhir dan awal tahun.

Pesan Hotel

Selain tiket penerbangan, hal terpenting saat liburan adalah penginapan. Anda bisa memanfaatkan situs pemesanan kamar hotel yang belakangan semakin menjamur. Bahkan, beberapa situs menyediakan pemesanan kamar hotel di luar negeri.

Bagasi

Ingat saja untuk membawa perlengkapan seringkas mungkin. Jangan bawa pakaian terlalu banyak. Pilih-pilih saja pakaian sesuai tempat Anda berlibur. Pertimbangkan pula untuk tidak membawa alat mandi, karena jika Anda menginap di hotel berbintang, pihak hotel menyediakan handuk dan alat mandi.
19.52 | 0 komentar | Read More

Wisata Pantai Dan Nikmati Sate Di Bangkulu

 Puluhan pemuda mengambil posisi dengan bidikan kamera ke arah peraduan matahari di tepian obyek wisata pantai panjang. Puluhan anak-anak berlarian menyibak sapuan ombak yang pecah di bibir pantai. Sepoi angin pantai datang bergantian menyapu wajah dan rambut pengunjung Pantai Jakat, Kota Bengkulu.


Pantai Jakat merupakan salah satu obyek wisata pantai yang berada pada barisan obyek wisata pasir putih pantai panjang. Pantai Jakat merupakan salah satu obyek andalan Provinsi Bengkulu selain bunga Rafflesia dan beberapa obyek wisata lainnya.

Di sepanjang jalan obyek wisata Pantai Jakat terdapat puluhan pedagang kaki lima berdiri di atas trotoar dengan tenda-tenda berwarna beragam. Tenda-tenda itu menawarkan beragam kuliner jajanan khas pesisir, ada bakar ikan, kelapa muda, bakar jagung, dan sate ceker atau kaki ayam potong.

Ketika mengunjungi kawasan ini mata akan terpuaskan dengan suguhan kecantikan laut yang membiru serta gulungan ombak menuju pantai. Di barisan tenda-tenda makanan tampak puluhan pengunjung duduk sambil bercengkerama diselingi dengan mencicipi menu khas kawasan itu.

Sate ceker, di kawasan ini cukup populer dan diminati pengunjung. Penjual sate ceker tidak hanya ada di satu tenda tetapi tenda-tenda yang lain juga menjual menu yang sama. "Sate ceker merupakan kaki ayam kampung yang dimasak dengan cara dipanggang hingga matang. Selanjutnya dilumuri kuah santan kental, kunyit, cabai dan beberapa bumbu lain sehingga akan terasa nikmat dan memanjakan lidah," kata Viola, salah seorang penjual sate ceker di kawasan tersebut.

Sate ceker layaknya seperti sate yang lain menggunakan tusuk dari bambu, dan dilumuri dengan kuah santan dicampur kunyit. Kenikmatan semakin terasa di lidah ketika komposisi kunyit dan bumbu rahasia lainnya diaduk menjadi satu dalam piring yang memang disediakan oleh penjual.

Penikmat sate ceker, kepada mengatakan akan terasa kurang rasanya bila berkunjung ke kawasan tersebut tanpa mandi air laut dan makan sate ceker. "Sate ceker ini sangat ngangenin, makanya saya dan keluarga kalau lagi suntuk refreshing ke pantai pasti makannya sate ceker. Sambil melepas mata ke arah pantai, sungguh pengalaman luar biasa," kata Dani.

Meski hari semakin gelap, jumlah pengunjung bukan berkurang tetapi malah terus bertambah. Jejeran kendaraan motor dan mobil tampak tersusun panjang di tepi jalan di dekat tenda-tenda yang menawarkan menu sate ceker.

Viola mengaku dalam satu hari tidak kurang dari Rp 1,5 juta keuntungan yang mampu diraup apalagi menjelang hari libur terutama Sabtu dan Minggu. "Pada saat weekend pengunjung makin banyak dan dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga kaum tua begitu juga dengan tingkat profesi mulai dari swasta sampai dengan pejabat," kata Viola.

Ketika haus menerpa, ada banyak minuman menjanjikan penghilang dahaga tersedia, kelapa muda, es buah, hingga minuman kaleng dingin sudah tersedia. "Jika Anda merasa kurang puas dengan pelayanan kami mohon berikan kritik tapi bila Anda puas tolong sampaikan pada teman dan rekan Anda ya mas," kata Viola ketika melepas pengunjung yang hendak pulang usai menikmati sate ceker.
18.45 | 0 komentar | Read More

Wisata Sekalian Berburu Batik

Di Solo, Batik Danar Hadi bisa dibilang salah satu nama batik kenamaan. Rumah Batik yang berpusat di Jalan Dr. Radjiman, Surakarta ini mulai berdiri tahun 1967.

Pendirinya adalah pasangan suami istri Santosa Doellah dan Danarsih Santosa. Nama Batik Danar Hadi semakin dikenal sebagai produsen kain batik yang halus dan bermutu tinggi.

Tak perlu jauh-jauh ke Solo, batik dari kota asal orang nomor 1 DKI Jakarta, Joko Widodo, bisa dijumpai di Jakarta. Batik Danar Hadi telah merambah ibukota sejak tahun 1975.

Hingga saat ini, rumah batik ada di tiga lokasi, Raden Saleh, Melawai dan Tebet. Rumah Batik di Tebet merupakan rumah batik ketiga yang dibangun pada tahun 1988. Pada tahun 2011, rumah batik direnovasi dengan bergabung pada salah satu jaringan hotel. Jadilah butik batik yang juga menyediakan hunian.

Selain bergabung dengan hotel sebagai tempat hunian, tampilan produk hingga dekorasi ruang rumah batik terlihat lebih segar dengan banyak perpaduan warna.

"Di cabang ketiga yang ada di Jakarta kami meremajakan tampilan. Kita mengikuti usia yang menggunakan batik sekarang ini. Banyak yang menggunakan batik usianya lebih muda. Sehingga batik bisa digunakan secara universal," ujar Director Danar Hadi Group, Dewanto Santosa.

Rumah Batik Danar Hadi Tebet terdiri dari dua lantai dengan konsep stand alone boutique. Di lantai satu, batik yang dipajang lebih bersifat sporty dan ceria dengan warna-warna terang khas anak muda. Di sini pula ada pemetaan area untuk laki-laki dan perempuan untuk memudahkan pengunjung berbelanja.
18.21 | 0 komentar | Read More