Statistik

Santapan Enak Wisata Di Sumbawa

Di Pantai Baru ada dua masakan khas Sumbawa yang digemari pembeli, yaitu singang dan sepat. Dua jenis masakan tersebut hampir sama: berbahan dasar ikan dan berkuah.

”Kalau singang, ikan direbus atau dimasak sekaligus bersama kuahnya. Kalau sepat, kuahnya sudah ada. Ikan dimasak terpisah, lalu nanti diguyur kuah saat makan,” kata Gamarati.

Bagi Gamarati, ada jenis ikan tertentu yang lebih pas dimasak singang, seperti mengali. Adapun ikan lain yang lebih pas dimasak sepat adalah bawal, baronang, dan kakap merah. Meski demikian, selera turut menentukan ikan yang digunakan. Pada dasarnya, ikan apa pun bisa digunakan. Bahkan, ada yang mengganti ikan dengan udang. Bumbu dasar untuk memasak singang adalah kunyit, tomat, bawang merah, cabai, dan asam. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan singang dan sepat yang lezat, yakni ikan yang segar.

Sabtu dan Minggu adalah hari-hari ramai pengunjung. Mulai buka pukul 08.00 sampai dengan tutup pukul 20.30, pengunjung mengalir tiada henti.

”Tak jarang, kami terpaksa tutup sebelum jam 20.30 karena bahan masakan sudah habis,” kata Mustaram, tentang ramainya akhir pekan di tempat makan miliknya.
Mustaram membuka tempat usahanya empat tahun lalu. Pengelolaan tempat makan diserahkan kepada sejumlah kerabatnya. Pasangan Sahabuddin dan Gamarati yang memegang kendali tempat makan ini. Meski demikian, Gamarati, Sahabuddin, dan semua kerabat yang terlibat di tempat makan ini terjun langsung melayani pembeli.

Siang itu, misalnya, Gamarati menunjukkan persediaan ikan laut yang disimpan di tengah timbunan es di dalam lemari pendingin kepada kami. Pembeli dipersilakan memilih ikan, kemudian memesan masakan yang diinginkan.

Di rumah makan Pantai Baru, singang dibuat setiap kali ada pesanan. Siang itu, singang pesanan kami juga baru dimasak tatkala kami sudah memesan menu dan memilih ikan. Ikan yang sudah dipilih lantas ditimbang, kemudian dibersihkan terlebih dulu, kemudian dimasak menggunakan bumbu-bumbu yang sudah disiapkan.
19.17 | 0 komentar | Read More

Wisata ke Tamana Kelinci

Jika anda bersama keluarga berwisata ke wilayah Jawa Tengah, jangan lupa sempatkan diri mampir ke obyek wisata Bandungan. Daerah wisata berhawa sejuk ini selain enak untuk beristirahat juga karena masih satu jalur dengan obyek wisata lain seperti Borobudur, dan Yogyakarta. Hanya sekitar 1 jam perjalanan dari arah kota Semarang.



 Kelinci
Selain penjual tanaman hias yang akan anda lihat sepanjang perjalanan, juga masih ada penjual tahu “serasi” khas Bandungan. Bagi anda yang gemar makanan daging tersedia juga sate daging kelinci nan lezat dengan harga terjangkau. Omomg-omong soal kelinci, tak kalah serunya bagi penggemar kelinci. Binatang imut yang lucu ini banyak dijual dipinggir jalan sekitar obyek wisata Bandungan. Soal harga, dijamin bakal terjangkau.Sudirman misalnya, bapak 3 anak ini sudah sepuluh tahun berjualan kelinci Australia dipelatan parkir. Hasilnya lumayan untuk membiayai kuliah si sulung dan dua adiknya yang masih duduk di bangku SMA dan Tsyanawiyah (setingkat SMP). “memelihara kelinci mudah mas, asal diberi kangkung atau sisa-sisa makanan juga mau” komentarnya.Kelinci-kelinci ini langsung dibeli dari peternak yang ada diseputar Bandungan sampai Sumowono. Dari berjualan kelinci ini Sudirman dapat membeli rumah sederhana dan kebun sayur yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.“Kalau ada modal, sebenarnya untuknya cukup banyak mas. Hanya saya kebentur modalnya” imbuhnya.Memelihara kelinci memang menguntungkan.

 Kelinci muda yang dijual Sudirman ini akan bunting antara 2-4 bulan. Dan tentunya setelah dipelihara sekitar 5 bulan akan beranak antara 4-6 ekor. Memelihara kelinci muda memang lebih baik. Selain akan jinak juga kelihatan lucu. Bahkan bagi yang ngga mau repot, cukup diberi sisa-sisa makan sudah baik. Setelah malam boleh dilepas, kelinci akan mencari ruput dan pulang sendiri. Anda ingin memelihara, silahkan mencoba, Sudirman menjual berbagai kelinci. jenis Australia, Anggora, Brasil dan Persia. Muda tersebut dijual dengan harga sepasang antara Rp. 50.000 – 150.000, tergantung jenisnya. Dan yang paling mahal adalah jenis Brasil yang bias mencapai Rp 100.000 sepasang.
19.24 | 0 komentar | Read More

Wisata KeDesa Juga Menyenangkan

Nuansa malam tergantikan oleh fajar pagi. Bukannya kicauan burung yang terdengar, tapi laju kendaraan membuat bising seantero kota di pagi buta. Klakson berteriak kencang membahana di jagad langit. Debu hitam berterbangan seperti daun sakura hitam berguguran. Kotaku yang kucinta kini telah ramai lagi.


Kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung terkadang bersifat primate city. Pusaran ekonomi sangat besar berputar dibandungkan daerah sekitarnya. Tak ayal jika populasi perkotaan kini semakin bertambah.

Masyarakat perkotaan mulai merasa jenuh dengan segala aktivitas perkotaan. Mereka serasa ingin kabur. Berdiam sejenak. Tak jarang diantara mereka yang mulai mencari tempat tenang, sejuk dan damai.

Wilayah perdesaan dikenal sebagai wilayah yang masih nyaman dan terhindar dari hiruk pikuk perkotaan. Kenyamanan perdesaan diberikan melalui segala bentuk ketenangan, pemandangan yang indah, air yang jernih, serta tata perilaku masyarakat yang elok menjadi daya tarik tersendiri.

Pertumbuhan dan perubahan pariwisata dan rekreasi di perdesaan terjadi dengan dinamis, Pertumbuhan kegiatan ini terjadi secara global dan spektakuler. Terjadi peningkatan permintaan kegiatan- kegiatan leisure tradisional populer seperti memperhatikan burung, lintas alam, rafting yang dilakukan di perdesaan, bahkan kegiatan sekedar memandikan kerbau.

Suatu saat nanti akan terjadi perubahan destinasi wisata dari perkotaan ke perdesaan terjadi akibat beberapa faktor. Peningkatan jumlah populasi penduduk telah memunculkan berbagai masalah perkotaan. Sekalipun kota menawarkan daya tarik seperti pusat perbelanjaan tetap saja, kota akan menjadi semakin padat dan bermasalah. Cita rasa wisata masyarakat akhirnya akan berubah.


Pertumbuhan kegiatan pariwisata dan rekreasi tentunya memilki dampak pada perubahan alam. Hutan acapkali dijadikan track motorcross. Sungai menjadi lintas rafting. Jika dulu manusia cenderung mendatangkan desa ke kota dengan urban park yang besar dan indah. Namun saat ini manusia cenderung mendatangkan masyarakat kota ke desa. Hal ini secara perlahan menimbulkan konflik dan kerusakan lingkungan.

Masyarakat perkotaan memang selalu membutuhkan yang hijau. Di awal dekade 80an terjadi tren besar untuk membawa nuansa hijau perdesaan ke tengah kota dengan membangun urban park yang besar. Namun seiring dengan bertambah baiknya teknologi transportasi dan infrastruktur, kini masyarakat mampu melakukan sebaliknya. Kini masyarakat lebih senang mendatangi pedesaan secara langsung.

Perlahan desa akan memliki wajah baru. Fasilitas akomodasi pariwisata di perdesaan kini telah berada dalam kondisi yang lebih baik. Akses perjalanan menuju destinasi wisata perdesaan menjadi semakin udah. Tak jarang areal perdesaan yang dibangun terintegrasi dengan padang golf, bungalow dan areal perkebunan. Perdesaan seolah- olah telah menjadi tempat orang kota menjamu pergaulan.

Fenomena pertumbuhan pariwisata dan rekreasi di perdesaan memang akan mampu mendatangkan keuntungan bagi ekonomi wilayah perdesaan. Tumbuhnya ekonomi non basis seperti warung makan dan toko souvenir dapat menambah penghasilan bagi masyarakat sekitar. Namun kita pun tak dapat menutup mata bahwa tumbuhnya pariwisata perdesaan dapat mengakibatkan beberapa konflik sosial akibat akulturasi budaya perkotaan dengan perdesaan, serta kerusakkan lingkungan.Apakah tumbunya wisata perdesaan akan mampu menciptakan multiplier effect yang masif bagi ekonomi masyarakat desa. Ataukah justru akan sekedar menimbulkan kesenjangan semata? Pada beberapa kasus, terkadang perputaran uang dari kegiatan ekonomi wisata perdesaan hanya dikuasai oleh pemilik modal dari kota. Tak jarang masyarakat desa yang hanya berprofesi sebagai pekerja kecil tanpa ada peningkatan kesejahteraan secara signifikan secara bertahun- tahun.

Sejarah telah mampu memperlihatkan suatu desa wisata tumbuh menjadi kota yang semerawut. Bandung dibangun oleh Belanda sebagai areal peristirahatan. Namun kini telah tumbuh menjadi perkotaan yang semerawut. Puncak memilki alam hijau nan damai. Namun kini telah menjadi korban orang kota yang gemar membangun villa. Lembang ditumbuhi alam asri dan pegunungan indah. Namun kegiatan wisata justru membuat Lembang semakin bertumbuh populasinya dan semakin bersmasalah.
18.42 | 0 komentar | Read More

Nikmati Pasir Di Maroko

Kota yang paling dekat dengan Sahara di Maroko adalah kota Merzouga. Letaknya berada di utara dan cukup jauh dari kota – kota besar seperti Casablanca, Marakesh, dan Tangier.
Tidak sulit tapi juga tidak mudah menuju Sahara. Transportasi yang tersedia juga tidak banyak. Makanya kebanyakan pelancong lebih memilih menggunakan jasa agen perjalanan untuk menikmati Sahara.



Paket perjalanan ke sahara banyak ditawarkan para agen perjalanan di Marakesh dibanding kota lainnya seperti di kota Fes. Selain jaraknya yang bisa digolong paling mudah dan dekat, sejauh ini Marakesh memang pusat kotanya para turis di Maroko.

Harga yang ditawarkan juga hampir sama, untuk paket perjalanan 3 hari 2 malam, harganya berkisar 850-950 Dirham atau setara dengan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta. Jika tidak punya waktu banyak, bisa ikut paket perjalanan 2 hari 1 malam. Harganya lebih murah, sekitar 650-750 Dirham atau setara dengan Rp 800.000 sampai Rp 1 juta. Perjalanan dengan bus atau minibus dari Marakesh memakan waktu sekitar 10-12 jam. Sampai pinggiran kota Merzouga, turis harus menunggang unta menuju Sahara.
Gundukan–gundukan padang pasir yang terhampar begitu indah diterpa warna kejinggaan sampai matahari pun menghilang.

Malamnya turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur tips dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir.
Gundukan–gundukan padang pasir yang terhampar begitu indah diterpa warna kejinggaan sampai matahari pun menghilang.

Malamnya turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur tips dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir.

Saat beristirahat malam, para turis menikmati musik tradisional Maroko atau biasa disebut musik Berber. Makan malam juga ala suku Berber yaitu Couscous dan Tajin.

Paginya kembali para turis berjalan pulang dengan menggunakan unta sambil menikmati udara pagi padang pasir dan panorama matahari terbit. Saat pagi, udara dingin menyengat, kontras dengan udara sore dan malam yang panas.
Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat ke Sahara adalah pastikan membawa baju hangat untuk pagi hari. Jangan kaget, tidak ada kamar mandi dan toilet disini, jadi bawalah tisu pembersih dan air secukupnya baik untuk minum atau mencuci muka.
17.13 | 0 komentar | Read More

Wisata Ke Kamboja Perlu Dicoba

Berbelanja di Kamboja lebih efektif menggunakan dollar AS karena nominalnya lebih sederhana. Sebaliknya mata uang Kamboja, riel, nominalnya ratusan dan ribuan. Enaknya lagi, di Siem Reap, mata uang baht juga diterima para pedagang.

Soal makanan, Kamboja memiliki masakan khas, yaitu amok. Jika dirasa-rasa, bumbu masakan ini mirip dengan sambal goreng hati. Hanya saja masakan ini berkuah. Satu porsi, lengkap dengan nasi dijual dengan harga 3 dollar AS.




Sementara di Kamboja, terutama di Siem Reap, dapat ditemukan Old Market dan Night Market yang menyajikan beragam oleh-oleh khas Kamboja. Krama, slayer khas suku Khmer yang umumnya bermotif kotak-kotak, 
merupakan oleh-oleh favorit karena hanya ditemukan di Kamboja. Harganya hanya sekitar 1,8 dollar AS sampai 2 dollar AS setelah ditawar. Biasanya pedagang menawarkannya seharga 2,5 dollar AS.

Sementara untuk satu potong kaus sablon bergambar candi Angkor Wat dan hal yang khas di Kamboja bisa diperoleh dengan harga 2 dollar saja. Meskipun murah, bahan yang digunakan cukup baik dan tidak panas.
18.40 | 0 komentar | Read More

Taman Mejuah Juah Di Berastagi

Brastagi adalah tujuan wisata utama di Tanah Karo yang terletak di ketinggian sekitar 4.594 kaki dari permukaan laut dan dikelilingi barisan gunung-gunung, memiliki udara yang sejuk dari hamparan perladangan pertaniannya yang indah, luas, hijau. Brastagi merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki fasilitas lengkap di Tanah Karo, seperti hotel berbintang, restoran, golf dan lain-lain sampai kepada hotel yang tarifnya relatif dapat terjangkau. Brastagi juga dikenal dengan julukan kota “Markisa & Jeruk Manis”.
Begitu turun taksi langsung dech jalan2 di seputaran pasar brastagi, lalu tanya-tanya angkot untuk ke atas bukit Gundaling. 




Brastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga-bunga. Di kota Brastagi dilaksanakan beberapa peristiwa pariwisata antara lain “Pesta Bunga & Buah” dan festival kebudayaan “Pesta Mejuah-juah” yang diadakan setiap tahun. Tanah Karo juga memiliki tradisi yang telah turun temurun dilakukan yaitu “Kerja Tahun” yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang-orang Karo yang tinggal di daerah tersebut ataupun yang sudah merantau datang kembali ke perkampungan yang memiliki hubungan keluarga untuk saling berkunjung dan bersilaturahmi.

Setelah selesai blusukan ke Pasar Brastagi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Medan dengan angkutan umum yang modelnya seperti ELF gitu. Dan ternyata angkutan umum ke Medan ini penuh-penuh terus, sampe pengen nangis deh rasanya. Setelah sekian lama akhirnya dapet juga walopun duduk dipaling belakang, penuh sesak..panaasss pula. Huuu....bersyukur akhirnya bisa sampe medan sebelum magrib. Berhubung ELF berhenti di poolnya, jadi kami masih harus naik bentor ke hotel.
Wadoooh..bener2 capek badan rasanya remuk. 

19.26 | 0 komentar | Read More

Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu obyek wisata alam dengan pemandangan menarik berupa danau mengandung belerang yang terletak di puncak Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter diatas permukaan laut.


Di gunung Patuha ini ada dua kawah yakni, Kawah Putih dan Kawah Saat (surut dalam bahasa Sunda) yang berada di sebelah baratnya Kawah Putih. Kedua Kawah yang terbentuk seperti sekarang ini akibat terjadinya letusan Gunung Patuha sekitar abad 10 dan abad 12.
Obyek wisata Kawah Putih yang terletak di kecamatan Ciwidey yang berjarak sekitar 46 km dengan pusat kota Bandung. Obyek wisata Kawah Putih dibuka mulai pukul 7.00 WIB hingga 17.00 WIB dan pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp. 10 ribu.
Transportasi menuju Kawah Putih dari pusat kota Bandung di awali dari terminal Kebun Kalapa atau terminal Leuwi Panjang jurusan Ciwidey. Setelah sampai di Ciwidey beralih menggunakan transportasi pedesaan menuju Situ Patengan.
17.38 | 0 komentar | Read More