Statistik

Wisata Pantai Dan Nikmati Sate Di Bangkulu

 Puluhan pemuda mengambil posisi dengan bidikan kamera ke arah peraduan matahari di tepian obyek wisata pantai panjang. Puluhan anak-anak berlarian menyibak sapuan ombak yang pecah di bibir pantai. Sepoi angin pantai datang bergantian menyapu wajah dan rambut pengunjung Pantai Jakat, Kota Bengkulu.


Pantai Jakat merupakan salah satu obyek wisata pantai yang berada pada barisan obyek wisata pasir putih pantai panjang. Pantai Jakat merupakan salah satu obyek andalan Provinsi Bengkulu selain bunga Rafflesia dan beberapa obyek wisata lainnya.

Di sepanjang jalan obyek wisata Pantai Jakat terdapat puluhan pedagang kaki lima berdiri di atas trotoar dengan tenda-tenda berwarna beragam. Tenda-tenda itu menawarkan beragam kuliner jajanan khas pesisir, ada bakar ikan, kelapa muda, bakar jagung, dan sate ceker atau kaki ayam potong.

Ketika mengunjungi kawasan ini mata akan terpuaskan dengan suguhan kecantikan laut yang membiru serta gulungan ombak menuju pantai. Di barisan tenda-tenda makanan tampak puluhan pengunjung duduk sambil bercengkerama diselingi dengan mencicipi menu khas kawasan itu.

Sate ceker, di kawasan ini cukup populer dan diminati pengunjung. Penjual sate ceker tidak hanya ada di satu tenda tetapi tenda-tenda yang lain juga menjual menu yang sama. "Sate ceker merupakan kaki ayam kampung yang dimasak dengan cara dipanggang hingga matang. Selanjutnya dilumuri kuah santan kental, kunyit, cabai dan beberapa bumbu lain sehingga akan terasa nikmat dan memanjakan lidah," kata Viola, salah seorang penjual sate ceker di kawasan tersebut.

Sate ceker layaknya seperti sate yang lain menggunakan tusuk dari bambu, dan dilumuri dengan kuah santan dicampur kunyit. Kenikmatan semakin terasa di lidah ketika komposisi kunyit dan bumbu rahasia lainnya diaduk menjadi satu dalam piring yang memang disediakan oleh penjual.

Penikmat sate ceker, kepada mengatakan akan terasa kurang rasanya bila berkunjung ke kawasan tersebut tanpa mandi air laut dan makan sate ceker. "Sate ceker ini sangat ngangenin, makanya saya dan keluarga kalau lagi suntuk refreshing ke pantai pasti makannya sate ceker. Sambil melepas mata ke arah pantai, sungguh pengalaman luar biasa," kata Dani.

Meski hari semakin gelap, jumlah pengunjung bukan berkurang tetapi malah terus bertambah. Jejeran kendaraan motor dan mobil tampak tersusun panjang di tepi jalan di dekat tenda-tenda yang menawarkan menu sate ceker.

Viola mengaku dalam satu hari tidak kurang dari Rp 1,5 juta keuntungan yang mampu diraup apalagi menjelang hari libur terutama Sabtu dan Minggu. "Pada saat weekend pengunjung makin banyak dan dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga kaum tua begitu juga dengan tingkat profesi mulai dari swasta sampai dengan pejabat," kata Viola.

Ketika haus menerpa, ada banyak minuman menjanjikan penghilang dahaga tersedia, kelapa muda, es buah, hingga minuman kaleng dingin sudah tersedia. "Jika Anda merasa kurang puas dengan pelayanan kami mohon berikan kritik tapi bila Anda puas tolong sampaikan pada teman dan rekan Anda ya mas," kata Viola ketika melepas pengunjung yang hendak pulang usai menikmati sate ceker.
18.45 | 0 komentar | Read More

Wisata Sekalian Berburu Batik

Di Solo, Batik Danar Hadi bisa dibilang salah satu nama batik kenamaan. Rumah Batik yang berpusat di Jalan Dr. Radjiman, Surakarta ini mulai berdiri tahun 1967.

Pendirinya adalah pasangan suami istri Santosa Doellah dan Danarsih Santosa. Nama Batik Danar Hadi semakin dikenal sebagai produsen kain batik yang halus dan bermutu tinggi.

Tak perlu jauh-jauh ke Solo, batik dari kota asal orang nomor 1 DKI Jakarta, Joko Widodo, bisa dijumpai di Jakarta. Batik Danar Hadi telah merambah ibukota sejak tahun 1975.

Hingga saat ini, rumah batik ada di tiga lokasi, Raden Saleh, Melawai dan Tebet. Rumah Batik di Tebet merupakan rumah batik ketiga yang dibangun pada tahun 1988. Pada tahun 2011, rumah batik direnovasi dengan bergabung pada salah satu jaringan hotel. Jadilah butik batik yang juga menyediakan hunian.

Selain bergabung dengan hotel sebagai tempat hunian, tampilan produk hingga dekorasi ruang rumah batik terlihat lebih segar dengan banyak perpaduan warna.

"Di cabang ketiga yang ada di Jakarta kami meremajakan tampilan. Kita mengikuti usia yang menggunakan batik sekarang ini. Banyak yang menggunakan batik usianya lebih muda. Sehingga batik bisa digunakan secara universal," ujar Director Danar Hadi Group, Dewanto Santosa.

Rumah Batik Danar Hadi Tebet terdiri dari dua lantai dengan konsep stand alone boutique. Di lantai satu, batik yang dipajang lebih bersifat sporty dan ceria dengan warna-warna terang khas anak muda. Di sini pula ada pemetaan area untuk laki-laki dan perempuan untuk memudahkan pengunjung berbelanja.
18.21 | 0 komentar | Read More

Cirebon Dan Air Zam Zamnya

Air dari sumur ini sering disebut "air zam-zam" dari Cirebon. Banyak pengunjung berbondong-bondong mendatangi sumur ini. Ada tak sengaja datang karena tujuan awal adalah berwisata tapi ada pula yang memang berniat mengambil air dari dalam sumur. "Uniknya air ini tidak boleh direbus. Karena nanti khasiatnya akan hilang. Tapi semua itu kembali lagi ke Allah, kan hanya kepercayaan.



Sumur berada di dalam ruangan terbuat dari batu bata merah dan kayu. Di sisinya terdapat ruangan semacam kamar mandi. Untuk mengambil air di dalam sumur disediakan ember yang diberikan tali panjang.

Jika ingin merasakan kesegaran air sumur, diberikan wadah semacam kendi. Dari situ, biasanya pengunjung membasuh muka, tangan dan kaki. Air sangat segar dan tidak memiliki rasa alias tawar. Ini cukup mengherankan mengingat Kota Cirebon berada di tepi laut. Bisa dibilang inilah salah satu keajaiban air Sumur Agung.
Sumur Agung berada di bagian dalam keraton. Abdi Dalem Kasepuhan Cirebon, Usman mengatakan, sumur dengan kedalaman lima meter tersebut memiliki debit air yang konon tidak pernah bertambah ataupun berkurang.

Ia juga menyebutkan bahwa meski berusia ratusan tahun, sumur ini sangat bersih. "Di dalamnya tidak mengandung lumpur," katanya.

Pada masa lalu, air dari dalam sumur ini digunakan untuk para wali untuk mandi dan berwudhu. Sedangkan untuk tradisi keraton, sumur ini digunakan untuk siraman tujuh bulan, midodareni dan lain-lain.
21.38 | 0 komentar | Read More

Kreatif Makanan Kuliner




Bahan Utama :
4 butir ubi putih ukuran sedang, cuci bersih
300 gram keju quick melt, potong dadu
1/2 sdt lada hitam bubuk
1/2 sdt paprika bubuk
8 lembar aluminium foil ukuran 30x30 cm

Bahan pelengkap :
Smoked beef panggang
Pucuk daun peterseli

Cara Membuat :
  • Taruh ibu di atas 2 lembar kertas aluminium foil, lipat bagian atas seperti membungkus kado. Sisihkan.
  • Tata ubi di dalam oven, panggang selama 40 menit dengan suhu 200 derajat Celcius, angkat dan sisihkan.
  • Buka kertas aluminium, belah menyilang menjadi 4 bagian dengan pisau. Lakukan dengan cara yang sama, taruh ubi satu per satu di dalam mangkuk kecil. Sisihkan.
  • Berikan keju di atas dan dalam ubi. Sisihkan.
  • Panggang kembali ubi dengan suhu 180 derajat Celcius. Setelah matang, hilangkan uap panasnya.
18.15 | 0 komentar | Read More

Mari Wisata Ke Italy









Kastil ini terletak di dekat pusat kota Milan dan tidak seperti kebanyakan istana lainnya, Anda tidak harus mendaki bukit untuk mencapai tempat ini. Di dalam ini kastil Anda dapat melihat artefak istana dan detail arsitektur seni patung terakhir Michelangelo. Ada juga sebuah museum seni kuno, koleksi alat musik, bagian dari Mesir dan museum arkeologi prasejarah, dan tempat wisata di Milan ini sangat cocok bagi Anda yang mencintai seni.

Galeri Vittorio Emanuele II dibangun pada tahun 1867. Tempat ini memiliki atap kaca besar dan didalam berjajar toko-toko yang elegan, bar dan restoran. Di dalam tempat ini juga ada sebuah mosaik dengan simbol kota-kota baru dari Italia bersatu. Galeri ini dibangun dalam bentuk dan cross-link kuadrat dari Duomo dan La Scala. Nama  galeri ini berasal dari nama raja pertama Italia. Galeri ini menghubungkan dua landmark paling terkenal Milan, yaitu Duomo dan Teatro Alla Scala, dan membuat tempat ini menjadi tempat wisata di Milan yang menjadi tujuan favorit.

Bila Anda bosan berkeliling di museum atau sudah puas melakukan kegiatan belanja di kota Milan, Anda dapat bersantai atau berjalan-jalan di taman Parco Sempione, antara benteng dan Porta Sempione dan Giardini Pubblici atau taman umum, di luar pusat bersejarah Venezia Corso di mana Anda juga akan menemukan Museum Sejarah alam. Di taman yang luas ini , Anda dapat melakukan berbagai aktivitas, orang yang terlihat bersenang-senang, atau hanya duduk di atas rumput hijau di bawah pohon rindang, dan tempat wisata di Milan ini, cocok bagi Anda yang berlibur bersama keluarga dan teman-teman.

Basilika Sant 'Ambrogio adalah salah satu gereja tertua di Milan. Gereja ini dibangun pada tahun 379 s/d 386 SM. Sant 'Ambrogio adalah santo pelindung Milan dan Anda bisa melihatnya di ruang bawah tanah bersama dengan dua martir dari  abad ketiga. Gereja ini adalah contoh yang sangat baik dari arsitektur Romawi dan di dalamnya terdapat peninggalan, ukiran, mosaik dan pastikan Anda juga melihat mezbah emas di tempat wisata di Milan ini.
20.20 | 0 komentar | Read More

Wisata Kuliner Nikmati Tuna Panggang

Tuna memiliki sistem sirkulasi dan respirasi yang unik dibanding ikan yang lain, yaitu kemampuan mereka untuk mempertahankan suhu tubuh mereka lebih hangat dibandingkan dengan suhu lingkungan. Contohnya bluefin tuna dapat mempertahankan suhu tubuhnya pada 24-35oC di mana suhu air di sekelilingnya bisa mencapai 6oC.


Tuna termasuk perenang cepat yang dapat mencapai kecepatan hingga 90 kph (56 mph) contohnya bluefin tuna. Selain itu tuna dapat beradaptasi dengan baik untuk berlayar jarak jauh dengan kecepatan yang relatif cepat. Tuna dapat mempercepat kecepatannya saat mendahului ikan lain atau menghindari predator.

Tidak seperti daging ikan pada umumnya, daging ikan tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Warna ini disebabkan karena kandungan myoglobin (suatu molekul yang mengikat oksigen) yang lebih banyak dibandingkan ikan lain, sehingga darah tuna lebih kaya oksigen yang memberikan lebih banyak energi untuk otot mereka.

Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, tuna juga banyak yang dikalengkan. Tuna kaleng pertama kali diperkenalkan tahun 1903 dan dengan cepat menjadi populer. Larutan yang biasanya digunakan dalam tuna kaleng antara lain minyak makan, larutan garam, air, atau saus tertentu (misalnya saus tomat atau saus sambal).

Dalam 100 g tuna yang dikalengkan dengan minyak makan yang kemudian ditiriskan memiliki kandungan energi sebanyak 200 kkal, karbohidrat 0g, lemak 8g, dan protein 29g. Sedangkan 100 g tuna segar mengandung energi 144 kkal, karbohidrat 0g, lemak 4g, dan protein 23,3 g. Karena termasuk oily fish, tuna mengandung sejumlah vitamin A (2183 IU atau AKG 44%), dan vitamin D (720 IU atau AKG 180%). Tuna segar juga mengandung omega 3 sebanyak 1298 mg/100 g atau memenuhi AKG sebanyak 81% untuk pria dan 118 % untuk wanita.

Ada beberapa tip yang dapat kita lakukan dalam mengolah tuna seperti yang dijelaskan berikut. Penggunaan sedikit minyak atau bahan-bahan yang memiliki citarasa kuat seperti lemon, bawang putih, dan bumbu lain akan membuat masakan tuna menjadi lebih lezat. Tuna yang dimasak medium-rare (teksturnya kokoh, bagian tengah masih agak merah dan hangat; suhu yang digunakan 55-60oC) akan memberikan citarasa yang lebih enak. Jika sulit memasak medium-rare, lakukan pemasakan sampai warna dagingnya berubah warna dan tidak transparan lagi.

Hindari memasak tuna sampai overcooking, karena akan menurunkan citarasanya. Jika akan menggunakan tuna yang di kaleng (tunafish), tiriskan terlebih dahulu larutan perendamnya karena beberapa jenis larutan perendam mengandung lemak dan garam yang cukup tinggi. Jika ingin membuat sushi atau sashimi, gunakan tuna yang khusus dijual untuk kebutuhan tersebut. Nah, resep sederhana berikut mungkin anda bisa coba praktekkan sendiri. Selamat mencoba.

Untuk 1 porsi
200 g tuna fillet

1 sdm lemon juice

1/2 sdm minyak rice bran

1/2 sdt oregano

1/8 sdt lada hitam

Kecap untuk topping

Cara membuat
Cuci bersih tuna dan tiriskan.
Campur rata lemon juice, minyak rice bran, oregano dan lada hitam. Lumuri pada ikan tuna dan diamkan sekitar 15 menit.
Letakkan dalam baki oven. Panggang dengan oven pada suhu 180oC selama 10 menit, kemudian balik dan panggang lagi selama 10 menit. Angkat.
Sajikan bersama topping kecap.
Nilai nutrisi per porsi
Energi: 252,5 kkal

Lemak: 8,5 g

Karbohidrat: 0 g

Serat: 0 g

Protein: 44 g

Tip dan saran
Untuk melengkapi menu ini, tambahkan sumber karbohidrat kompleks dan sumber serat pangan lainnya seperti sayuran atau buahan.
Topping kecap dapat diganti dengan topping lain seperti saus tomat, saus sambal, atau mayonaise rendah kalori.
Jika tuna tidak tersedia, dapat menggunakan salmon.
19.32 | 0 komentar | Read More

Pulau Natuna

"Natuna adalah salah satu daerah terluar dan terdepan Indonesia berupa gugusan kepulauan dengan luas daratan hanya 10 persen dari seluruh luas wilayahnya,"  ungkap salah satu tim 100 Hari Keliling Indonesia, Titis Setianingtyas, di Jakarta.

Natuna, menurut Titis, berupa pulau-pulau kecil yaitu Bunguran, Jemasa, Serasan, Midai, Bintang, Sedanu dan Laut. Pulau Bunguran menjadi pulau yang terbesar diantara pulau lainnya, di sini pun memiliki Kota Ranai sebagai ibukota Kepulauan Natuna.

Dengan wilayah berbentuk kepulauan, soal potensi wisata Natuna sudah tak diragukan lagi. Menurut Titis, Natuna memiliki pantai dengan bongkahan batu besar bernama Alif Stone Park. Di sana juga banyak tempat wisata lain yang wajib dikunjungi seperti Masjid Agung, Museum Sri Serindit, serta kehidupan kebudayaan masyarakat di Kecamatan Sendanu.

"Masjid Agung, arsitekturnya indah dengan kubah mirip kubah Taj Mahal. Masjid ini adalah maskot Kota Ranai. Di Museum Sri Serindit tersimpan benda bersejarah dari harta karun kapal yang ditemukan di perairan Natuna. Di Kecamatan Sendanu, wilayah ini juga terkenal sebagai asal para pencari harta karun," papar Titis.

Namun sayangnya, ujar Titis, keindahan alam dan budaya Natuna sebagai potensi wisata tak dibarengi dengan kemudahan akomodasi. Padahal, Natuna adalah salah satu kabupaten terkaya di Indonesia. Pada tahun 2012, APBD kabupaten ini mencapai Rp 1,5 triliun.

"Sayang, besarnya APBD tidak berbanding lurus dengan kondisi infrastruktur dan transportasi di Natuna," katanya.

"Butuh waktu dua hari dua malam perjalanan laut untuk menjangkau Natuna, transportasi udaranya juga terbilang jarang. Kondisi ini berakibat ma epihal dan sulitnya memenuhi kebutuhan pokok," tambah Titis.
18.38 | 1 komentar | Read More