Statistik

Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan

Mendapat Sokongan Dana, Curug Banyunibo Siap Dikembangkan

Curug Banyunibo Pajangan - Melihat antusiasme pengunjung yang berkunjung ke objek wisata alternatif Curug Banyunibo Pajangan Bantul, segenap lapisan masyarakat ternyata tak tinggal diam. Sadar akan potensi wisata yang dimiliki daerah tersebut masyarakat berinisiatif untuk mengembangkan daerah curug Banyunibo menjadi lokasi wisata yang lebih nyaman untuk dikunjungi. Mulai dari undur organisasi pemuda dan tokoh masyarakat akhirnya menyepakati pengembangan wisata curug Banyunibo. "Untuk masalah pendanaan saat ini, masih bersifat swadaya dan pada tahap awal ini baru dianggarkan Rp. 2,5 juta untuk penataan lokasi", ungkap Joko ardiyanto selaku ketua Karang Taruna setempat.

air terjun,curug banyunibo, alam, objek wisata bantul, air terjun horizontal, wisata alternatif, wisata alam, gedung tertinggi di dunia, curug banyunibo,air terjun banyunibo,curug banyunibo pajangan

Disinggung terkait dana senilai Rp. 2,5 juta, Joko mengatakan anggaran sekecil itu tidak akan cukup untuk menata lokasi yang saat ini memang agak parah setelah terjadi banjir besar. "Maka dari itu kami saat ini berusaha menggali dana dari sumber manapun untuk merealisasikan pengembangan ini", imbuhnya.

Curug Banyunibo Pakangan Bantul memang kini tengah mengalami tren kunjungan, setelah mulai dikenal oleh banyak orang melalui media baik facebook maupun blog. Joko mengatakan bahwa tak kurang belasan pengunjung berwisata di tempat ini, bahkan kalau hari libur bisa mencapai puluhan hingga ratusan pengunjung. Sayangnya, saat ini keadaan Curug Banyunibo masih belum tersentuh fasilitas, sehingga mungkin belum nyaman bagi pengunjung. Nah, dari latar belakang tersebut, masyarakat ingin mengembangkannya agar bisa menjadi sumber kesejahteraan masyarakat sekitar.

air terjun,curug banyunibo, alam, objek wisata bantul, air terjun horizontal, wisata alternatif, wisata alam, gedung tertinggi di dunia, curug banyunibo,air terjun banyunibo,curug banyunibo pajangan

Untuk pengembangannya, direncanakan kawasan Curug banyunibo akan dibangun taman bermain, dengan saung-saung untuk beristirahat sambil menikmati indahnya air terjun yang jatuh dari ketinggian 20 meter tersebut. Di sekitar lokasi juga akan dibuka taman buah serta arena outbond. Selain menyajikan wisata alam dan adventure, kedepan pengunjung juga bisa menikmati wisata edukasi yaitu belajar membuat gula merah/kerajinan ukir kayu yang menjadi salah satu produk unggunal dusun kabrokan kulon (tempat curug berada)Fasilitas pendukung seperti kamar mandi tempat parkir dan akses jalan menuju ke curug akan menjadi prioritas utama. 

Sekedar informasi, Curug Banyunibo terletak di sebelah barat Kabupaten Bantul atau 25 km dari pusat kota jogja, dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit.  Tepatnya di dusun Kabrokan Kulon Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan. Lokasi di daerah pegunungan , sangat sejuk dengan nuansa yang sangat asri. Di dusun tersebut memang ada dua air terjun yang bernama Curug Banyunibo dan Air terjun Losari, namun Curug Banyunibo lebih dikenal oleh wisatawan lokal.

11.58 | 8 komentar | Read More

Air Terjun Parangtritis, Pesona Di Pantai Selatan Jogja


Parangtritis, ketika kata itu terdengar di telinga Anda maka yang ada dalam bayangan pasti sebuah pantai di ujung selatan Jogja, dengan hamparan pasir lembut dan ombak yang landai. Di ujung pantai tujuan wisata utama di kota Jogja tersebut ternyata terdapat sebuah air terjun yang unik. Air terjun yang bernama Air terjun parangtritis. 
air terjun, wisata alternatif, wisata alam, parangtritis,pantai parangtritis,air terjun parangtritis

Air Terjun Parangtritis terletak di ujung timur pantai parang tritis, sekitar 500 meter berjalan dari tempat parkir motor. Letak Air terjun Parangtritis berada di kumpulan batu karang yang ada di sisi timur. Aliran air yang mengalir cukup deras (red: habis hujan) sangat eksotis karena berada di bibir pantai persis. Air berasal dari sungai kecil yang mengalir dari atas bukit kars yang membentang di belakang pantai. Di sini kita bisa menikmati air terjun dengan air yang tawar setelah bermandi-mandi dengan air laut.
air terjun, wisata alternatif, wisata alam, parangtritis,pantai parangtritis,air terjun parangtritis

Sayangng sekali karena debit air sungainya kecil, maka air terjun ini hanya akan ditemui saat musim hujan saja, jika musim kemarau hanya akan terlihat sebagai batu-batu tebing dan bongkahan karang. Untuk memasuki wisata alternatif ini, pengunjung tidak perlu membayar retribusi lagi, karena sudah termasuk saat memasuki obyek wisata Pantai Parangtritis.
air terjun, wisata alternatif, wisata alam, parangtritis,pantai parangtritis,air terjun parangtritis

09.45 | 16 komentar | Read More

Menikmati Air Terjun Perawan Sidoharjo Kulon Progo


Topografi Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta yang 70% merupakan pegunungan ternyata menyimpan berbagai keindahan alam tersendiri. Salah satunya adalah Air terjun perawan Sidoharjo. sebenarnya nama perawan bukan nama air terjun ini, hanya saya bingung untuk menamai air terjun ini karena ketika ditanyakan ke warga yang berada di dekat air terjun ini, mereka tidak tahu namanya hanya menyebutnya sebagai "grojogan" (bahasa jawa :air terjun). Disebut air terjun perawan karena, memang wisata alternatif di kulon progo ini masih alami dan asri. 
wisata alam, wisata alternatif, objek wisata kulon progo, air terjun, air terjun sidoharjo samigaluh
Air terjun Sidoharjo Kulon Progo

Air terjun Sidoharjo ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter dengan kemiringan hampir 90 derajat, sehingga air jatuh begitu saja dari tebing batu cadas. Airnya yang jernih dan dingin sangat cocok untuk melepas lelah dan bermandi ria. Di dasar air terjun banyak terdapat tanaman bunga yang beraneka macam menambah indahnya pemandangan yang ada di sekitar air terjun. Selain bisa menikmati air terjun dan tebing vertikal, d sini juga terdapat beberapa kera ekor panjang yang seringkali menampakkan diri di atas tebing.
wisata alam, wisata alternatif, objek wisata kulon progo, air terjun, air terjun sidoharjo samigaluh
Tanaman dan bunga menghiasi sekitar air terjun

Untuk mengakses ke lokasi wisata ini memang tidak mudah, karena harus melewati jalan setapak dan terjal menuruni bukit. Mungkin ini alasan mengapa air terjun ini masih perawan dan belum banyak diketahui orang. Panorama alam yang tersaji juga akan membelalakan mata, karena hamparan hutan khas pegunungan dipadu dengan sejuknya udara tentu akan melepas penat yang ada di pikiran.
wisata alam, wisata alternatif, objek wisata kulon progo, air terjun, air terjun sidoharjo samigaluh
Ketinggian Air Terjun sekitar 75 meter

Berikut ini rute perjalanan menuju Air terjun perawan sidoharjo kulon progo.
Air terjun Sidoharjo berada di dusun Gonolangu Desa Sidoharjo, Kecamatan. Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta. Jaraknya sekitar 5 km dari Pasar Dekso. MTs Sidoharjo belok ke kiri dan melewati jalan yang menanjak, dan selanjutnya harus melawati jalan setapak di pinggir sawah dan hutan. 
Untuk masuk ke kawasan rtersebut tidak dipungut biaya dan kendaraan bisa dititipkan di rumah warga.

Foto : Courtesy by Sobondeso
08.23 | 2 komentar | Read More

Air Terjun Unik Mengalir Bolak-balik

Jika selama ini kita mengenal air terjun berbentuk vertikal, dengan mengalirkan air dari atas ke bawah, Lain halnya dengan air terjun yang ada di Teluk Talbot Australia Barat. Sebuah air terjun mengalir secra horisontal dan mempunyai aliran bolak balik. 
air terjun,air terjun bolak balik,air terjun horizontal
Air terjun HOrizontal Bolak-balik
Kalau alirannya horisontal, kenapa namanya air terjun ?
Air terjun horisontal ini terbentuk dari aliran air laut yang menelusup melalui celah-celah tebing yang memotong lautan. Karena aliran air tersebut begitu deras, maka sepintas aliran tersebut terlihat seperti air terjun. Sehingga air terjun ini dinamai The Horizontal Falls atau air terjun Horizontal.

Bagaimana proses terjadinya?
Proses terjadinya air terjun ini karena lautan tersebut terbelah oleh dua tebing yang keduanya mempunyai celah. Air akan mengalir dari sisi kanan ke kiri dengan sangat deras ketika lautan sebelah kanan mengalami pasang, sedang sisi lautan sebelah kiri mengalami surut. Yang lebih unik, aliran bisa terjadi sebaliknya ketika kiri pasang, dan sebelah kanan surut.

Proses seperti itu terjadi terus menerus sehingga terciipta sebuah aliran seperti air terjun dengan arah bolak-balik. Jika pada air terjun vertikal daya tariknya ada di ketinggiannya, air terjun horisontal ini punya panjang aliran sejauh 300 meter. 

Tertarik untuk melihatnya?
06.42 | 1 komentar | Read More

Curug Siputri, Air Terjun Menyerupai Pengantin

Beberapa waktu lalu pernah muncul film horor berjudul Air terjun Pengantin. Namun film  tersebut tidak ada hhubungan sama sekali dengan tempat wisata alternatif air terjun siputri (curug siputri) ini. Yang unik dari air terjun ini adalah bentuk air terjun kalau dilihat-lihat menyerupai sosok pengantin yang memakai gaun putih. Itulah sebabnya curug ini dinamakan curuk siputri.
curug siputri,air terjun pengantin,air terjun siputri,curug jawa barat
Bentuk aliran air terjun menyerupai seorang pengantin
Curug Siputri terletak di daerah wisata  palutungan (dibawah gunung ciremai) Kab. Kuningan Prov. Jawa Barat. Letak air terjun ini hanya beberapa puluh meter dari post penjagaan Taman Nasional Gunung Ciremai, untuk memasuki taman nasional Anda harus menebus karcis sebesar Rp. 7000.

10.31 | 6 komentar | Read More

Menembus Asrinya Air Terjun Maribaya Bandung

Tempat wisata Maribaya terletak di Jl. Maribaya, Lembang, Bandung Utara (Kab. Bandung, Jawa Barat). Jarak Objek wisata ini dari kota Bandung sekitar 21 Km , atau sekitar 5 Km dari kota Lembang ke arah timur. Sedangkan jika dari Kota Cimahi dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua atau empat yaitu sekitar 45 menit.

Untuk menjangkau tempat wisata Maribaya ini pengendara harus ektra hati-hati, pasalnya jalanan yang dilalui cukup berliku dan tikungan yang tajam. Apalagi jalanan yang berada dilereng bukit dan kendaraan yang lalu lalang cukup padat sehingga para penggendara harus lebih berhati-hati. Meskipun demikian,apabila telah sampai di tempat wisata Maribaya, semua kepenatan dan kecemasan akan terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan.


Pada objek wisata Maribaya ini terdapat kolam pemandian air panas, dan beberapa air terjun yakni : Curug Cigulung, Curug Cikoleang, Curug Cikawiri dan Curug Omas. Curug Omas, dengan ketinggian kurang lebih 30 meter. Dengan dilengkapi fasilitas berupa dua jembatan pengamat dari sisi bagian atas dan bawah yang memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk bisa lebih leluasa menikmati air terjun tanpa perlu takut menjadi basah.



Untuk memasuki tempat wisata ini dihargai Rp.10.000 per orang, dan bagi yang ingin mandi di kolam air panas juga dihargai Rp. 10.000 per orang. Di area wisata Maribaya ini juga tersedia cenderahati yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung. Mulai dari tsirt yang bertuliskan “Bandung”, gantungan kunci yang bertuliskan “Maribaya”, tas batik, sandal yang terbuat dari bambu dan lain sebagainya.
07.33 | 1 komentar | Read More

Srigethuk Air Terjun Di Tengah Gunung Kapur

Kabupaten Gunungkidul di Provinsi DI Yogyakarta makin terkenal dengan pantai-pantai barunya yang indah. Namun, selain pantai, wilayah ini juga dianugerahi dengan keindahan alam lain yakni gua dan air terjun. Air terjun Srigethuk adalah salah satu lokasi wisata baru yang menjadi buah bibir selama setahun terakhir ini.

Ketika saya berkunjung ke Srigethuk akhir pekan lalu, kesan pertama saya adalah adanya kemiripan dengan Green Canyon di Jawa Barat. Namun, tentu saja setiap lokasi memiliki keunikan sendiri-sendiri.

Pada dasarnya, inti objek wisata Srigethuk ini adalah tiga air terjun yang berada dalam satu lokasi. Ketiga air terjun tersebut jatuh di bebatuan yang sama kemudian bersama-sama mengalir di Sungai Oya. Masing-masing air terjun tersebut berasal dari tiga sumber mata air, yaitu Dong Poh, Ngandong, serta Bleberan. Selain ketiga air terjun utama, ada beberapa air terjun kecil — dalam bahasa Jawa disebut kriwikan — di lokasi tersebut.



Objek wisata ini masih cukup baru sehingga infrastruktur pun masih terbatas. Namun, jangan khawatir, sarana dasar seperti toilet dan warung makan sudah tersedia di sini. Hingga saat ini, objek wisata Srigethuk masih dikelola secara lokal oleh pihak Desa Bleberan.


Walaupun sarana masih terbatas, pihak pengelola telah membangun tangga batu dari tempat parkir menuju ke tepi sungai, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir ketika menuruni tebing. Butuh waktu sekitar 5-10 menit untuk mencapai bibir sungai. Setibanya di pinggir sungai Oya, Anda akan dimanjakan dengan paduan warna kehijauan sungai serta tumbuh-tumbuhan yang mengelilinginya. Pohon-pohon kelapa menjulang tinggi tertiup angin.

Dari sini Anda tidak dapat langsung melihat air terjun utama, hanya sebuah air terjun kecil di kejauhan. Anda harus menaiki rakit untuk mencapai air terjun Srigethuk. Di sini Anda harus membayar Rp 5.000 per kepala untuk perjalanan pulang-pergi. Ada dua buah rakit yang beroperasi di sungai itu, yang mengangkut wisatawan secara bergantian.


Butuh waktu sekitar 10 menit untuk mencapai air terjun utama. Sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh, namun rakit berjalan sangat lambat. Dari atas rakit Anda dapat mengabadikan pemandangan yang memang mayoritas didominasi warna hijau. Semakin dekat, air terjun Srigethuk (yang juga dikenal dengan nama Slempret) ini semakin menakjubkan. Ketiga air terjun jatuh dari ketinggian sekitar 25 meter. Ketiganya bergabung menjadi satu di bebatuan yang berwarna kekuningan di bawahnya.

Setelah turun dari rakit Anda harus menyeberangi batu-batu basah itu untuk mendekati air terjun. Rasakan sensasi mandi di bawah Srigethuk! Banyak wisatawan yang memanfaatkan waktu untuk mandi dan berenang di sungai sekitar air terjun. Hijaunya air di sini adalah karena lumut, bukan karena limbah, sehingga aman untuk mandi.

Beberapa bagian dari Gunungkidul merupakan tanah tandus sehingga air yang berasal dari Sungai Oya dan air terjun Srigethuk bagaikan oase di Desa Bleberan ini. Air dimanfaatkan untuk pengairan daerah pertanian penduduk setempat. Vegetasi yang umum di wilayah tersebut adalah jagung, jati, serta kayu putih.

Bila sudah puas bermain-main di air terjun, Anda dapat menumpang rakit untuk kembali. Apabila perut sudah melilit, ada beberapa warung makan di sekitar tangga menuju ke tempat parkir. Cobalah salah satu menu khas Gunungkidul, yaitu tiwul. Tiwul adalah makanan yang dibuat dari singkong. Secara umum, tiwul manis dimakan untuk makanan ringan.



Namun, di Gunungkidul serta beberapa daerah sekitarnya tiwul ini dijadikan pengganti nasi yang dimakan dengan lauk-pauk. Cukup dengan Rp 4.000 Anda dijamin kenyang makan tiwul berlauk tempe penyet!
Menuju ke Srigethuk


Dari Yogyakarta, Srigethuk dapat dicapai melalui jalan Yogya-Wonosari. Sebelum sampai di Wonosari, tepatnya setelah lapangan udara Gunungkidul, Anda harus membelok ke kanan menuju ke Playen. Sampai di pertigaan pasar Playen, Anda kembali membelok ke kanan untuk menuju ke arah Desa Bleberan. Setelah itu akan ada penanda arah untuk menuju ke Srigethuk.

Tanda-tanda yang tersedia cukup banyak. Jalanan dari Yogyakarta hingga ke mulut Desa Bleberan sangat baik, namun setelah itu cukup buruk karena banyak bagian yang belum diaspal. Setiap orang yang berkunjung ke Srigethuk dipungut biaya Rp 2.000 sementara mobil Rp 3.000. Biaya itu sudah termasuk ongkos parkir, jadi masih sangat murah!

Selain Srigethuk, Anda juga dapat berkunjung ke Gua Rancang yang berada di desa itu. Biaya yang Anda bayarkan sudah termasuk kedua lokasi wisata sehingga Anda tidak perlu membayar lagi. Nah, saatnya wisata hemat ke Gunungkidul!
11.08 | 0 komentar | Read More