Statistik

Wisata KeDesa Juga Menyenangkan

Nuansa malam tergantikan oleh fajar pagi. Bukannya kicauan burung yang terdengar, tapi laju kendaraan membuat bising seantero kota di pagi buta. Klakson berteriak kencang membahana di jagad langit. Debu hitam berterbangan seperti daun sakura hitam berguguran. Kotaku yang kucinta kini telah ramai lagi.


Kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung terkadang bersifat primate city. Pusaran ekonomi sangat besar berputar dibandungkan daerah sekitarnya. Tak ayal jika populasi perkotaan kini semakin bertambah.

Masyarakat perkotaan mulai merasa jenuh dengan segala aktivitas perkotaan. Mereka serasa ingin kabur. Berdiam sejenak. Tak jarang diantara mereka yang mulai mencari tempat tenang, sejuk dan damai.

Wilayah perdesaan dikenal sebagai wilayah yang masih nyaman dan terhindar dari hiruk pikuk perkotaan. Kenyamanan perdesaan diberikan melalui segala bentuk ketenangan, pemandangan yang indah, air yang jernih, serta tata perilaku masyarakat yang elok menjadi daya tarik tersendiri.

Pertumbuhan dan perubahan pariwisata dan rekreasi di perdesaan terjadi dengan dinamis, Pertumbuhan kegiatan ini terjadi secara global dan spektakuler. Terjadi peningkatan permintaan kegiatan- kegiatan leisure tradisional populer seperti memperhatikan burung, lintas alam, rafting yang dilakukan di perdesaan, bahkan kegiatan sekedar memandikan kerbau.

Suatu saat nanti akan terjadi perubahan destinasi wisata dari perkotaan ke perdesaan terjadi akibat beberapa faktor. Peningkatan jumlah populasi penduduk telah memunculkan berbagai masalah perkotaan. Sekalipun kota menawarkan daya tarik seperti pusat perbelanjaan tetap saja, kota akan menjadi semakin padat dan bermasalah. Cita rasa wisata masyarakat akhirnya akan berubah.


Pertumbuhan kegiatan pariwisata dan rekreasi tentunya memilki dampak pada perubahan alam. Hutan acapkali dijadikan track motorcross. Sungai menjadi lintas rafting. Jika dulu manusia cenderung mendatangkan desa ke kota dengan urban park yang besar dan indah. Namun saat ini manusia cenderung mendatangkan masyarakat kota ke desa. Hal ini secara perlahan menimbulkan konflik dan kerusakan lingkungan.

Masyarakat perkotaan memang selalu membutuhkan yang hijau. Di awal dekade 80an terjadi tren besar untuk membawa nuansa hijau perdesaan ke tengah kota dengan membangun urban park yang besar. Namun seiring dengan bertambah baiknya teknologi transportasi dan infrastruktur, kini masyarakat mampu melakukan sebaliknya. Kini masyarakat lebih senang mendatangi pedesaan secara langsung.

Perlahan desa akan memliki wajah baru. Fasilitas akomodasi pariwisata di perdesaan kini telah berada dalam kondisi yang lebih baik. Akses perjalanan menuju destinasi wisata perdesaan menjadi semakin udah. Tak jarang areal perdesaan yang dibangun terintegrasi dengan padang golf, bungalow dan areal perkebunan. Perdesaan seolah- olah telah menjadi tempat orang kota menjamu pergaulan.

Fenomena pertumbuhan pariwisata dan rekreasi di perdesaan memang akan mampu mendatangkan keuntungan bagi ekonomi wilayah perdesaan. Tumbuhnya ekonomi non basis seperti warung makan dan toko souvenir dapat menambah penghasilan bagi masyarakat sekitar. Namun kita pun tak dapat menutup mata bahwa tumbuhnya pariwisata perdesaan dapat mengakibatkan beberapa konflik sosial akibat akulturasi budaya perkotaan dengan perdesaan, serta kerusakkan lingkungan.Apakah tumbunya wisata perdesaan akan mampu menciptakan multiplier effect yang masif bagi ekonomi masyarakat desa. Ataukah justru akan sekedar menimbulkan kesenjangan semata? Pada beberapa kasus, terkadang perputaran uang dari kegiatan ekonomi wisata perdesaan hanya dikuasai oleh pemilik modal dari kota. Tak jarang masyarakat desa yang hanya berprofesi sebagai pekerja kecil tanpa ada peningkatan kesejahteraan secara signifikan secara bertahun- tahun.

Sejarah telah mampu memperlihatkan suatu desa wisata tumbuh menjadi kota yang semerawut. Bandung dibangun oleh Belanda sebagai areal peristirahatan. Namun kini telah tumbuh menjadi perkotaan yang semerawut. Puncak memilki alam hijau nan damai. Namun kini telah menjadi korban orang kota yang gemar membangun villa. Lembang ditumbuhi alam asri dan pegunungan indah. Namun kegiatan wisata justru membuat Lembang semakin bertumbuh populasinya dan semakin bersmasalah.
18.42 | 0 komentar | Read More

Nikmati Pasir Di Maroko

Kota yang paling dekat dengan Sahara di Maroko adalah kota Merzouga. Letaknya berada di utara dan cukup jauh dari kota – kota besar seperti Casablanca, Marakesh, dan Tangier.
Tidak sulit tapi juga tidak mudah menuju Sahara. Transportasi yang tersedia juga tidak banyak. Makanya kebanyakan pelancong lebih memilih menggunakan jasa agen perjalanan untuk menikmati Sahara.



Paket perjalanan ke sahara banyak ditawarkan para agen perjalanan di Marakesh dibanding kota lainnya seperti di kota Fes. Selain jaraknya yang bisa digolong paling mudah dan dekat, sejauh ini Marakesh memang pusat kotanya para turis di Maroko.

Harga yang ditawarkan juga hampir sama, untuk paket perjalanan 3 hari 2 malam, harganya berkisar 850-950 Dirham atau setara dengan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta. Jika tidak punya waktu banyak, bisa ikut paket perjalanan 2 hari 1 malam. Harganya lebih murah, sekitar 650-750 Dirham atau setara dengan Rp 800.000 sampai Rp 1 juta. Perjalanan dengan bus atau minibus dari Marakesh memakan waktu sekitar 10-12 jam. Sampai pinggiran kota Merzouga, turis harus menunggang unta menuju Sahara.
Gundukan–gundukan padang pasir yang terhampar begitu indah diterpa warna kejinggaan sampai matahari pun menghilang.

Malamnya turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur tips dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir.
Gundukan–gundukan padang pasir yang terhampar begitu indah diterpa warna kejinggaan sampai matahari pun menghilang.

Malamnya turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur tips dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir.

Saat beristirahat malam, para turis menikmati musik tradisional Maroko atau biasa disebut musik Berber. Makan malam juga ala suku Berber yaitu Couscous dan Tajin.

Paginya kembali para turis berjalan pulang dengan menggunakan unta sambil menikmati udara pagi padang pasir dan panorama matahari terbit. Saat pagi, udara dingin menyengat, kontras dengan udara sore dan malam yang panas.
Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat ke Sahara adalah pastikan membawa baju hangat untuk pagi hari. Jangan kaget, tidak ada kamar mandi dan toilet disini, jadi bawalah tisu pembersih dan air secukupnya baik untuk minum atau mencuci muka.
17.13 | 0 komentar | Read More

Wisata Ke Kamboja Perlu Dicoba

Berbelanja di Kamboja lebih efektif menggunakan dollar AS karena nominalnya lebih sederhana. Sebaliknya mata uang Kamboja, riel, nominalnya ratusan dan ribuan. Enaknya lagi, di Siem Reap, mata uang baht juga diterima para pedagang.

Soal makanan, Kamboja memiliki masakan khas, yaitu amok. Jika dirasa-rasa, bumbu masakan ini mirip dengan sambal goreng hati. Hanya saja masakan ini berkuah. Satu porsi, lengkap dengan nasi dijual dengan harga 3 dollar AS.




Sementara di Kamboja, terutama di Siem Reap, dapat ditemukan Old Market dan Night Market yang menyajikan beragam oleh-oleh khas Kamboja. Krama, slayer khas suku Khmer yang umumnya bermotif kotak-kotak, 
merupakan oleh-oleh favorit karena hanya ditemukan di Kamboja. Harganya hanya sekitar 1,8 dollar AS sampai 2 dollar AS setelah ditawar. Biasanya pedagang menawarkannya seharga 2,5 dollar AS.

Sementara untuk satu potong kaus sablon bergambar candi Angkor Wat dan hal yang khas di Kamboja bisa diperoleh dengan harga 2 dollar saja. Meskipun murah, bahan yang digunakan cukup baik dan tidak panas.
18.40 | 0 komentar | Read More

Taman Mejuah Juah Di Berastagi

Brastagi adalah tujuan wisata utama di Tanah Karo yang terletak di ketinggian sekitar 4.594 kaki dari permukaan laut dan dikelilingi barisan gunung-gunung, memiliki udara yang sejuk dari hamparan perladangan pertaniannya yang indah, luas, hijau. Brastagi merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki fasilitas lengkap di Tanah Karo, seperti hotel berbintang, restoran, golf dan lain-lain sampai kepada hotel yang tarifnya relatif dapat terjangkau. Brastagi juga dikenal dengan julukan kota “Markisa & Jeruk Manis”.
Begitu turun taksi langsung dech jalan2 di seputaran pasar brastagi, lalu tanya-tanya angkot untuk ke atas bukit Gundaling. 




Brastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga-bunga. Di kota Brastagi dilaksanakan beberapa peristiwa pariwisata antara lain “Pesta Bunga & Buah” dan festival kebudayaan “Pesta Mejuah-juah” yang diadakan setiap tahun. Tanah Karo juga memiliki tradisi yang telah turun temurun dilakukan yaitu “Kerja Tahun” yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang-orang Karo yang tinggal di daerah tersebut ataupun yang sudah merantau datang kembali ke perkampungan yang memiliki hubungan keluarga untuk saling berkunjung dan bersilaturahmi.

Setelah selesai blusukan ke Pasar Brastagi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Medan dengan angkutan umum yang modelnya seperti ELF gitu. Dan ternyata angkutan umum ke Medan ini penuh-penuh terus, sampe pengen nangis deh rasanya. Setelah sekian lama akhirnya dapet juga walopun duduk dipaling belakang, penuh sesak..panaasss pula. Huuu....bersyukur akhirnya bisa sampe medan sebelum magrib. Berhubung ELF berhenti di poolnya, jadi kami masih harus naik bentor ke hotel.
Wadoooh..bener2 capek badan rasanya remuk. 

19.26 | 0 komentar | Read More

Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu obyek wisata alam dengan pemandangan menarik berupa danau mengandung belerang yang terletak di puncak Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter diatas permukaan laut.


Di gunung Patuha ini ada dua kawah yakni, Kawah Putih dan Kawah Saat (surut dalam bahasa Sunda) yang berada di sebelah baratnya Kawah Putih. Kedua Kawah yang terbentuk seperti sekarang ini akibat terjadinya letusan Gunung Patuha sekitar abad 10 dan abad 12.
Obyek wisata Kawah Putih yang terletak di kecamatan Ciwidey yang berjarak sekitar 46 km dengan pusat kota Bandung. Obyek wisata Kawah Putih dibuka mulai pukul 7.00 WIB hingga 17.00 WIB dan pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp. 10 ribu.
Transportasi menuju Kawah Putih dari pusat kota Bandung di awali dari terminal Kebun Kalapa atau terminal Leuwi Panjang jurusan Ciwidey. Setelah sampai di Ciwidey beralih menggunakan transportasi pedesaan menuju Situ Patengan.
17.38 | 0 komentar | Read More

Wisata Kuliner

Olahan ayam ditaruh pada wadah bernama stonebowl yakni mangkuk yang terbuat dari batu. Dilakukan demikian, menurut David, karena mangkuk batu tersebut dapat menjaga temperatur makanan. Sehingga keadaan panas mekanan tetap terjaga begitupun aromanya.

Selagi olahan ayam berada di dalam stonebowl, proses pemasakan masih berlanjut. Yakni potongan ayam diaduk agar rempah yang digunakan sebagai bumbu semakin meresap ke dalam daging ayam. Hmm... aroma ayam ketika pengadukan memang langsung menrbitkan air liur.

Saat menyantapnya, harus ekstra hati-hati. Irisan ayam tipis-tipis menyaru dengan potongan bawang merah dan bawang putih besar-besar. Alih-alih menyantap ayam, bisa-bisa malah menggigit potongan bawang. Namun hal tersebut tak masalah jika Anda memang tak terlalu alergi bawang.

enu selanjutnya bisa dicoba menu unik yakni Mi Tiga Rasa. Mi tipis-tipis terdiri dari tiga warna yaitu ungu, putih dan hijau. Pewarnanya sendiri terbuat dari bahan alami seperti sayuran pocai, labu dan ubi ungu manis. Mi sangat nikmat jika disantap panas-panas.

Tak hanya makanan berat, restoran ini juga menyediakan makanan ringan seperti tahu goreng gandum dan lumpia isi. Lumpia isi ada tiga jenis, lumpia isi ayam, ikan dan scallop udang.

Rych Menu berada di Menara Merdeka, Budi Kemuliaan, Jakarta. Dekorasi ruangan minimalis khas gaya Tionghoa dengan menonjolkan warna merah dan hitam. Jika menginginkan suasana makan privat, restoran memiliki 2 ruangan VIP.
19.53 | 0 komentar | Read More

Wisata Dolphin Island





Atraksi lumba-lumba merupakan satu dari sejumlah program yang ditawarkan Resort World Sentosa untuk pengunjung di arena wisata dunia itu. Hari itu, 5 September lalu, lima orang memperoleh kesempatan bermain dan bercanda dengan lumba-lumba yang berasal dari berbagai lautan di Asia Pasifik.

Sebelum bermain, bercanda dalam bahasa isyarat dengan lumba-lumba di air dangkal itu, manajemen Dolphin Island Resort World Sentosa menerapkan berbagai aturan. Selain itu, pengunjung juga diminta untuk membubuhkan tanda tangan pada formulir yang disediakan manajemen sebelum masuk ke arena permainan.

Pengunjung tidak diperkenankan memakai perhiasan dari logam, seperti cincin, arloji, dan gelang. Semua perhiasan harus dimasukkan ke locker atau tempat penyimpanan barang berharga yang disediakan pengelola tempat wisata. Benda logam itu berbahaya terhadap keselamatan lumba-lumba karena bisa tertelan atau menggores kulitnya.

Agar bisa bermain dengan lumba-lumba, pengunjung harus menggunakan pakaian renang. Manajemen menyediakan pakaian khusus, ala pakaian selam, lengkap dengan sepatu seperti yang dikenakan para instruktur.

Executive Communication Resort World Sentosa, Anggi Permatasari mengungkapkan, di Dolphin Island terdapat 20 lumba-lumba yang berjenis Indo-Pacific Bottlenose Dolphin. Dholphin Discovery, program interaksi lumba-lumba di air dangkal, akan menyapa pengunjung semua usia sekalipun belum bisa berenang.

Dipandu pelatih

Atraksi ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bertemu dan bermain secara dekat dengan lumba-lumba Indo-Pacific Bottlenose yang dipandu oleh pelatihnya. Beruntung, saya bersama dua warga Indonesia lainnya, pertama kali bisa masuk dalam laguna, melihat dari dekat atraksi dan bermain dengan lumba-lumba itu.

Seorang instruktur perempuan asal Jepang membimbing pengunjung dan mengajak masuk ke dalam kolam yang kedalamannya sebatas pinggang orang dewasa. Pengunjung diminta berdiri berjajar dekat instruktur, Yuki.

Setelah Yuki memanggil namanya ditambah dengan aba-aba tiupan peluit, dalam sekejap lumba-lumba datang mempertontonkan kemampuan berenang sambil membolak-balikkan badannya. Sambutan selamat datang dipertontonkan Tian Tang sambil mengepakkan siripnya. Ini seolah-oleh lumba-lumba itu menyambut tamunya dengan sapaan lambaian tangan sebagai tanda ungkapan selamat datang.

Setelah itu mamalia laut itu mempertontonkan kemampuan berakrobat di atas permukaan air. Instruktur memberikan gelang plastik, dan satu per satu pengunjung diminta untuk melempar gelang ke udara. Tian Tang dengan tangkas menangkap gelang plastik dan memasukkan ke moncongnya ketika masih di udara.

Gelang plastik hasil tangkapan itu lalu diserahkan kepada instruktur melalui moncongnya. Sebaliknya, sang instruktur memberikan hadiah kepada Tian Tang berupa ikan tongkol kecil atau lemuru.

Selanjutnya Yuki memberikan isyarat jika Tian Tang datang lagi dan mendekat, pengunjung diminta memegang tubuh bagian bawahnya dengan telapak tangan. Sebelum itu pengunjung diminta menunggu aba-aba dari pelatih yang ditandai dengan tiupan peluit.

Sungguh atraksi yang menarik, Tian Tang mendekat seperti sengaja minta dipegang atau dielus-elus dengan telapak tangan. Ini ibarat balita yang akan dininabobokkan ibunya. Sepertinya Tian Tang merasakan sapuan tangan setiap pengunjung. Tubuh seberat 100 kilogram lebih itu berupaya terlentang dan minta agar sentuhan tangan manusia ke bagian tubuhnya dilanjutkan.

Atraksi mamalia yang berdurasi sekitar 30 menit berakhir setelah pengunjung diminta memeluk Tian Tang, dan dibalas dengan ciuman di pipi. Sungguh pengalaman menakjubkan dan tak terlupakan.



Dolphin Island yang disuguhkan kepada pengunjung ini sebenarnya masih belum di perkenalkan secara umum. Tiga wartawan dari Indonesia memperoleh kesempatan pertama untuk mengikuti permainan, merasakan memeluk, dan dicium lumba-lumba secara langsung.

”Pertunjukan seperti ini di Dolphin Island Resort World Sentosa baru dibuka untuk pertama kali bagi umum pada kuartal keempat tahun . Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bisa berinteraksi dengan lumba-lumba, tetapi juga bertujuan memberi inspirasi bagi pengunjung agar mau belajar dan terlibat langsung dengan kehidupan mamalia ini.

”Instruktur dan pemandu akan berbagi pengetahuan mengenai lumba-lumba, habitat, pola makan, anatomi, dan perawatan mamalia ini. Ada dokter yang didatangkan khusus dari Australia, Asia Tenggara, dan Jepang,”

Dolphin Island menyuguhkan atraksi yang berhubungan langsung antara manusia dan lumba-lumba di dalam kolam air dangkal. Anak berusia kurang dari 12 tahun boleh ikut bermain dalam air dengan lumba-lumba, tetapi harus didampingi orang dewasa. 

”Setiap pengunjung atau peserta dipandu pelatih mamalia laut kami, peserta dipastikan akan pulang dengan kenangan yang indah dari fakta yang disuguhkan. Pengalaman ini dipastikan akan menjadikan sebuah pelajaran yang menarik sepanjang masa,” .

Selagi pengunjung berinteraksi dengan lumba-lumba, fotografer dari manajemen selalu mengabadikan setiap aktivitas yang dilakukan. Hasil jepretan itu dipertontonkan setelah acara bermain dengan lumba-lumba usai.
11.56 | 0 komentar | Read More